Tinjau Rumah Sakit, Plt Gubernur: Kasus Covid-19 Sulsel Masih Terkendali

Selasa, 29 Juni 2021 14:48 WITA Reporter : Makassarmetro
Tinjau Rumah Sakit, Plt Gubernur: Kasus Covid-19 Sulsel Masih Terkendali

MAKASSARMETRO – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Kapolda Sulsel dan Wali Kota Makassar melakukan pengecekan tiga rumah sakit di Kota makassar untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan jumlah kasus Covid-19, yaitu Rumah sakit Daya, RSD Dadi, serta Rumah sakit BhayangKara, Senin (28/6/2021).

Plt Gubernur Sulsel usai meninjau Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi mengaku sejauh ini perkembangan jumlah kasus Covid-19 di Sulsel relatif masih terkendali.

“Kita cek rumah sakit, sampai hari ini khusus di RSKD Dadi pasien ICU di sini tidak ada, adapun perkembangan di Sulsel untuk kasus Covid itu relatif masih terkendali selama bulan Maret, April, Mei, dan sekarang Juni,” ungkapnya.

Ia menjelaskan untuk persentase pemakaian tempat tidur rumah sakit di Sulsel masih dibawah sekitar 5-6 persen.

“Untuk bed occupancy rate (BOR) atau persentase pemakaian tempat tidur untuk se Sulsel masih di bawah sekitar 5-6 persen kita punya 1.600 total dan yang terisi masih 40an, Mudah-mudahan bisa semakin menurun,” jelasnya.

Andi Sudirman juga mengaku, kenaikan jumlah kasus Covid-19 banyak dari imported cased.

“Kita tetap waspada karena banyak imported cased, kita tetap jaga kondisi protokol kesehatan yang ketat, perjalanan ke mana-mana harus kita batasi, tentu ini sangat penting bagi kita semua,” tuturnya.

Lebih jauh Plt Gubernur Sulsel menuturkan pengetatan di wilayah perbatasan terus dilakukan termasuk di bandara dan pelabuhan.

“Kita sudah bagi kemarin untuk pengetatan, bahwa Wali Kota Makassar nanti untuk pelabuhan karena wilayahnya koordinasi dengan Dinas Kesehatan provinsi,” ucapnya.

Ia menambahkan antisipasi masuknya varian baru terus dilakukan dengan tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Tapi, paling tidak tentang varian baru ini pada intinya apa pun itu, sudah ada beberapa varian baru seperti delta, varian ini banyak seperti flu. Namun, yang paling penting bagaimana soal protokol kesehatan, kabupaten/kota tetap melaksanakan secara pengawasan dan pengetatan secara terukur, ini progres yg disampaikan, rem dan gas adalah terukur,” tutupnya. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Pemprov Sulsel
Berikan Komentar
Komentar Pembaca