Wali Kota Makassar Duduk Bersama Ormas Islam Bahas Surat Edaran Pembatasan Rumah Ibadah

Kamis, 08 Juli 2021 07:32 WITA Reporter : Makassarmetro
Wali Kota Makassar Duduk Bersama Ormas Islam Bahas Surat Edaran Pembatasan Rumah Ibadah

MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Menanggapi kepanikan masyarakat terkait surat edaran Wali Kota Makassar, ormas-ormas Islam (FKUB, NU, MUI) menemui Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, di kediamannya, Jalan Amirullah, Rabu (7/7/2021).

Surat edaran Wali Kota Makassar ini merupakan instruksi dari pusat yang menyebutkan wilayah kabupaten/kota masuk zona oranye dan zona merah, peribadatan di rumah ibadah ditiadakan sementara waktu dan dioptimalkan di rumah, hingga wilayah itu dinyatakan aman atau berstatus zona hijau.

“Jadi kita ini titik beratnya di zona oranye dan hanya sementara waktu. Bukan hanya masjid, tapi semua rumah ibadah. Seluruh umat beragama saya hormati, sebagai pemerintah daerah yang harus ikut perintah Undang-undang, peraturan berlaku, dan instruksi pusat, saya tidak bisa melakukan modifikasi apa pun, akan tetapi perintah ini memberi ruang jika wilayah itu,” beber Danny.

Sebagai kepala daerah, Danny di hadapan ormas Islam mengatakan akan terus mengoptimalkan kerja-kerja tim Satgas Raika, Covid-19 Hunter, dan Tim Detektor Covid-19 agar bisa menekan laju penyebaran Covid-19.

Kata Danny, penekanan laju Covid-19 bisa tekan jika mendapatkan dukungan ormas-ormas Islam dan semua masyarakat mematuhi protokol kesehatan demi kebaikan bersama ke depannya.

“Jadi bukan hanya kota tapi juga RT, saya akan turunkan detektor memberi penilaian status masing-masing RT, kalau statusnya sudah kuning dan hijau akan dibuka kembali, saya juga tidak senang dengan kondisi ini, tapi hrus dilakukan karena perintah negara,” jelasnya.

Demikian untuk tempat hiburan malam (THM) yang juga menjadi polemik. Danny akan menutup THM jika ada laporan masuk seperti tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Satu yang berbuat saya akan tutup semuanya. Laporkan saja langsung dan saya akan tindaki,” tegasnya.

Pada pertemuan ini, Danny mendapat dukungan dari ormas Islam. Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Prof. Arifuddin Ahmad, mengatakan menyikapi pertanyaan-pertanyaan tentang penutupan rumah ibadah, pertemuan ini salah satu poin terpenting adalah bagaimana menyiasati pemanfaatan rumah ibadah tetap jalan dalam rangka penguatan tetapi juga tidak bertentangan dengan instruksi Menteri Dalam Negeri.

“Kita sangat mendukung dan semua ormas dan forum umat beragama sangat mendukung langkah Pak Wali untuk melakukan deteksi awal terhadap seluruh bahkan sampai di tingkat RT. Menurut saya ini akan memudahkan kami dari majelis agama maupun pimpinan ormas untuk lebih mudah menyampaikan kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia pun berharap langkah yang diambil pemerintah pusat dapat berjalan dengan baik dan masyarakat diminta mematuhi hal tersebut agar segera dapat memutus wabah Covid-19. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca