PPKM Diberlakukan, Pedagang Pasar Senggol Dilarang Berjualan

Jumat, 09 Juli 2021 07:25 WITA Reporter : Makassarmetro
PPKM Diberlakukan, Pedagang Pasar Senggol Dilarang Berjualan

MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Sejak terbitnya Surat Edaran Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terkait perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diberlakukan di pusat perbelanjaan, segala aktivitas perdagangan hanya diizinkan beroperasi sampai pukul 17.00 Wita.

Aturan ini juga berlaku kepada sejumlah pedagang Pasar Senggol
yang sudah dikenal masyarakat sebagai pasar malam. Aktivitas di sana juga harus dihentikan untuk sementara waktu terhitung mulai 6 hingga 20 Juli 2021.

Menyikapi Surat Edaran tersebut, Direksi PD Pasar langsung melakukan sosialisasi ke sejumlah pedagang. Imbauan ini sempat mendapat reaksi dari para pedagang yang tidak terima dengan adanya aturan itu.

“Bagaimana mungkin, Pak. Kami ini buka jam 4 sore. Itupun kami baru memasang rangka selesai jam 5 tiba-tiba harus diminta tutup kembali,” keluh salah seorang perwakilan pedagang saat melakukan pertemuan dengan sejumlah Direksi PD Pasar di Kantor Unit Pasar Sambung Jawa, Kamis (8/7/2021).

Menanggapi keluhan para pedagang, Direktur Operasional PD Pasar, Saharuddin Ridwan, mengatakan pihaknya hanya menjalankan perintah.

“Kami ini hanya menjalankan perintah, sesuai surat edaran tersebut. Kami hanya diberi izin jam operasional hingga jam 5 sore. Dan kami tidak punya wewenang untuk mengubah kebijakan tersebut,” ujarnya.

Sementara, Direktur Umum PD Pasar, Nuryanto G. Liwang, saat menghadapi perwakilan pedagang menyampaikan apa pun yang dikeluhkan para pedagang merupakan keluhan pihak PD Pasar juga. Akan tetapi, keputusan tidak dapat ditawar-tawar.

“Kami memang sudah berhadapan dengan para pedagang sejak kemarin. Yang datang silih berganti meminta dicarikan solusi. Tapi, agak susah kami toleransi karena ini merupakan kebijakan dari pusat. Jadi satu satunya jalan adalah kita terima dulu kebijakan ini karena ini berlaku secara umum. Tidak ada tawar menawar,” jelas Anto Liwang.

Hal yang sama disampaikan Direktur Utama PD Pasar, Basdir. Dia mengatakan, apa yang menjadi keinginan pedagang adalah keinginan pihak PD Pasar juga, tetapi karena ada kondisi seperti ini harus dimaklumi.

“Berkaitan dengan keinginan pedagang itu juga menjadi keinginan kami, siapa sih yang tidak mau kalau pedagang harus bisa menjual kembali. Tapi, karena kondisi seperti ini maka harus kita maklumi dan harus dipatuhi. Kami berharap pedagang bisa menghargai itu, kita menunggu saja bagaimana kelanjutannya nanti,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, dalam pertemuan itu para pedagang berharap bisa diberi keleluasaan berdagang di pagi hari hingga sore untuk mengganti jadwal jualan mereka yang malam hari.

Akan tetapi, jajaran Direksi PD Pasar mengaku tak bisa mengambil keputusan sepihak tanpa ada persetujuan dari Pemkot Makasar. Sehingga apa yang menjadi aspirasi para pedagang nantinya akan disampaikan ke Wali Kota Makassar.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Camat Mariso, Arsyal K, Sekcam Mariso, Patahullah AP, Waka Polsek Mariso, AKP Ramli, Danramil Mariso, Mayor Inf Yulius, dan sejumlah tim ketertiban PD Pasar serta Sat Pol PP Kecamatan Mariso. (*)

Topik berita Terkait:
  1. PD Pasar Makassar Raya
  2. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca