Wali Kota Makassar Siap Turunkan Tim Detektor, Bukti Gerakan Perlindungan Warga

Sabtu, 10 Juli 2021 07:30 WITA Reporter : Makassarmetro
Wali Kota Makassar Siap Turunkan Tim Detektor, Bukti Gerakan Perlindungan Warga

MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto-Fatmawati Rusdi, kian menyiapkan program strategisnya dalam penanganan Covid-19 yang grafiknya kembali meningkat akhir-akhir ini.

Melalui virtual meeting yang juga turut di hadiri Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, beserta Sekda juga seluruh OPD serta Dirut Perusda dan tim Makassar Recover, Danny secara tegas meminta kesigapan semua pihak untuk bersama-sama melindungi warga dari paparan Covid-19.

“Ini adalah panggilan kemanusiaan. Saya harap semuanya total dalam bekerja. Tim detektor akan turun mendeteksi warga. Persiapkan dengan matang semua keperluan di lapangan dan pastikan memahami tupoksi masing-masing,” tegas Danny.

Bertempat di kediaman pribadinya, Jumat (9/7/2021), Danny meminta konsistensi para camat dan lurah juga kepala puskesmas se-Makassar dalam mendukung turunnya tim detektor ke masyarakat.

“Tolong cek kembali kesiapan wilayah masing-masing. Jika ada keperluan atau kebutuhan yang kurang segera koordinasikan dengan stakeholder terkait. Semua harus bersinergi dan bekerja sama,” pinta Danny.

Tim detektor yang akan turun ke masyarakat diharapkan mampu mendeteksi warga yang dicurigai terpapar Covid-19. Olehnya itu, uji klinis akan dilakukan tim di lapangan, yakni saturasi, mengecek tekanan darah, dan suhu tubuh. Warga yang suhu tubuhnya di atas 37 derajar celcius akan dilakukan pemeriksaan lanjutan.

“Kita siapkan 15.306 personel yang akan mengunjungi warga secara door to door di semua RT se-Kota Makassar agar dapat memantau langsung keadaan masyarakat. Masing-masing dua orang Satgas Detektor akan memantau di 5.000 RT didampingi oleh tenaga kesehatan,” terangnya.

Lebih lanjut Danny mengatakan total 15.306 personel ini terdiri atas 10.000 tim relawan, 5.000 tenaga kesehatan, dan 306 dokter yang akan bertugas di 153 kelurahan. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca