Danny Pomanto Diskudi dengan IDI Bahas Makassar Recover

Sabtu, 17 Juli 2021 07:02 WITA Reporter : Makassarmetro
Danny Pomanto Diskudi dengan IDI Bahas Makassar Recover

MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, duduk bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar secara virtual, Jumat (16/7/2021).

Ia membahas terkait salah satu program Makassar Recover yang menuai banyak pro kontra di tengah masyarakat, akademisi, dan dokter. Selain Makassar Recover, panduan tentang isolasi apung pun ikut dibahas.

Walhasil, diskusi ini menghasilkan dukungan penuh terhadap program yang diinisiasi sendiri oleh Danny.

Dukungan tersebut datang dari 300-an peserta forum virtual yang tergabung dari para profesor, akademisi, dan dokter.

“Puncak daripada perbedaan pendapat yang kemudian menimbulkan pro kontra di sosial media hari ini diselesaikan secara adat sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge’. Tidak akan selesai ini kalau di sosmed makanya forum ini sangat efektif,” ucap Danny.

Awalnya, Danny memaparkan detail program Makassar Recover, perbedaan tugas Raika, Tim Detektor, dan Covid Hunter lalu ditutup dengan inovasi isolasi apung.

“Jadi guru (peserta zoom) saya semua ini baru mengerti secara detail dan semua paham tidak seperti yang ada di sosmed. Bahkan diaapresiasi dan kagum dengan inovasi saya yaitu isolasi apung yang membantu kerja-kerja rumah sakit,” jelasnya.

Danny pun mendapatkan masukan untuk membuat Tim Detektor sebagai influencer untuk mengajak orang vaksin secepat mungkin.

“Saya melapor di forum berapa banyak telepon masuk di 112 warga yang membutuhkan Tim Detektor dan menggunakan Covid Hunter. Awalnya, Tim Detektor hanya tiga tugasnya sekarang saya tambah satu, yakni vaksinasi. Jadi sekarang Tim Detektor 3T 1V, tracing, testing, treatment, dan vaksin. Kenapa? Karena Tim Detektor ada juga petugas puskesmas jadi sekalian saja. Sesuai perintah presiden juga vaksinasi door to door. Jadi apa bedanya dengan konsep yang sudah lama saya ciptakan Tim Detektor ini?” sebutnya.

Danny juga menyampaikan ia bukan seorang kepala daerah yang duduk diam menunggu data berapa orang yang terpapar Covid-19 dan meninggal akibat virus tersebut.

Ia bergerak agar rantai Covid-19 bisa ditekan penyebarannya. Danny pun berharap agar semua program Makassar Recover berjalan lancar dan masyarakat bisa bekerja sama demi bebasnya Makassar dari penyebaran Covid-19. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca