Andi Sudirman Apresiasi Wali Kota Makassar dalam Penanganan Covid-19

Rabu, 04 Agustus 2021 13:32 WITA Reporter : Makassarmetro
Andi Sudirman Apresiasi Wali Kota Makassar dalam Penanganan Covid-19

MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) memberi apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terhadap penanganan Covid-19 bagi warganya.

Hal tersebut diutarakan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, saat menggelar rapat koordinasi (rakor) secara virtual mengenai penanganan pandemi Covid-19 khususnya di Sulsel.

“Saya apresiasi Wali Kota Makassar (Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto) yang berinisiatif melakukan koordinasi bersama Bupati Gowa bahas perpanjangan PPKM karena level PPKM antara keduanya punya tingkat level yang berbeda,” ucap Andi Sudirman di hadapan seluruh kepala daerah serta forkopimda yang hadir, Rabu (4/8/2021).

Tidak hanya itu, Andi Sudirman juga mengapresiasi Wali Kota Makassar
yang menggunakan KM Umsini sebagai tempat untuk isolasi apung. “Saya juga mengapresiasi Wali Kota Makassar yang berinisiatif menggunakan KM Umsini sebagai isolasi apung,” tuturnya.

Andi Sudirman berharap seluruh kabupaten lain mengikuti langkah langkah seperti yang diambil Pemkot Makassar dengan menyediakan tempat isolasi bagi warganya.

“Kita harap pemerintah kabupaten mengikuti langkah-langkah seperti yang diambil Pemerintah Kota Makassar dengan menyediakan tempat isolasi bagi warganya yang terpapar Covid-19. Namun, tetap mengacu pada manajemen tata kelola isolasi yang dibuat terintegrasi dengan rumah sakit,” jelasnya.

Sementara itu, Danny Pomanto menjelaskan pengalaman Kota Makassar menangani Covid-19. Sama halnya dengan kabupaten/kota lain di Sulsel.

“Perjuangan kita adalah memisahkan orang yang sakit dengan orang sehat dengan 3T. Kami juga telah menyempurnakan tim detector akan turun bersama TNI-Polri ke rumah-rumah warga melakukan 3T,” ucapnya.

Menurut Danny, saat tingkat keterisian ICU di rumah sakit telah mencapai angka 90 persen, pihaknya telah menyiapkan 1.100 tempat tidur di RSUD Daya untuk menampung pasien sedang dan berat.

“Kalau pasien ringan dan tanpa gejala, kita bawa ke kapal isolasi apung, sedangkan yang sedang dan berat kita rawat di RSUD Daya. Di sana kita mempunyai lab PCR yang mampu membaca empat jenis Covid, termasuk varian delta,” ucapnya. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca