Jadi Narasumber Isolasi Apung, Danny Pomanto Paparkan Strategi di Hadapan Dirjen Hubla

Jumat, 20 Agustus 2021 07:02 WITA Reporter : Makassarmetro
Jadi Narasumber Isolasi Apung, Danny Pomanto Paparkan Strategi di Hadapan Dirjen Hubla

MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Isolasi apung terpadu yang diinisiasi Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Danny Pomanto, telah menjadi topik nasional bahkan dunia. Dinilai sukses menekan angka Covid-19 di Makassar sehingga banyak daerah lainnya ingin menerapkan hal serupa di daerahnya.

“Melihat kesuksesan Pemerintah Kota Makassar menggunakan kapal Pelni sebagai tempat isolasi apung, banyak sekali kabupaten/kota ingin menjadikan isolasi apung terpadu sebagai wadah mengurangi angka Covid-19,” ucap Direktorat Jendral Perhubungan Laut RI, R. Agus H. Purnomo, saat membuka kegiatan media relation secara virtual, Kamis (19/8/2021).

Dalam kesempatan ini, Danny Pomanto diberi kesempatan untuk membeberkan langkah langkah strateginya dalam menjalankan program Isolasi apung terpadu secara virtual.

“Saat itu kami menghitung ada 2.000 orang yang OTG isoman di rumah sendiri, tetapi ada beberapa rumah yang tidak layak untuk dijadikan sebagai tempat isolasi mandiri, maka dari itu saya berpikir bagaimana cara untuk mendapatkan daya tampung bagi 1.000 orang. Dari situlah saya terpikirkan untuk di laut dan setelah itu saya langsung diskusi dengan tim untuk melaksanakan isolasi apung. Dengan pemandangan yang begitu indah di Pantai Losari, karena laut sangat baik untuk proses penyembuhan dengan 200 meter dari daratan Kota Makassar,” beber Danny.

Menurut Danny, ada tiga tujuan yang ingin dicapai Pemerintah Kota dalam program isolasi apung terpadu ini.

“Ada tiga tujuan yang ingin kita capai melalui program isolasi apung, yaitu recover, training, dan recreation. Kami punya tim detektor berjumlah 15.0000 orang yang bekerja secara door to door turun ke rumah warga mulai dari tingkat RT melakukan tracing, dan semua aktifitas tracing oleh tim detektor dikontrol melalui War Room yang terletak dilantai 10 Menara Kantor Balai Kota,” terang Danny.

Kata Danny, saat ini penyebaran Covid-19 di Makassar terus alami penurunan. “Fakta membuktikan setelah KM Umsini beroperasi dan PPKM level 4 diberlakukan kasus Covid-19 juga terus mengalami penurunan,” kata Danny.

Danny juga memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah memberi dukungan dan bantuan terhadap program isolasi apung.

Berkat adanya isolasi apung ini, bantuan dari warga Kota Makassar sangat banyak, seperti bantuan tabung oksigen, APD, dan kebutuhan lainnya. Ini bentuk simbol kolektif masyarakat dalam penanganan Covid-19. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca