Di Hadapan Satpol PP, Wali Kota Makassar Harapkan Komunikasi Humanis kepada Masyarakat

Kamis, 26 Agustus 2021 09:02 WITA Reporter : Makassarmetro
Di Hadapan Satpol PP, Wali Kota Makassar Harapkan Komunikasi Humanis kepada Masyarakat

MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto, menginstruksikan seluruh Satuan Polisi Pamong Praja yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengurai Keramaian (Raika) untuk lebih mengedepankan pendekatan komunikasi humanis dalam menjalankan tugasnya.

Hal tersebut diutarakan Danny saat memberi pengarahan kepada seluruh personel Satgas Raika yang bertugas di 15 kecamatan. Bertempat di tribune Lapangan Karebosi Makassar, Rabu (25/8/2021).

“Sebagai orang terdepan dalam penegakan hukum ketertiban di Kota Makassar baik, perda atau surat edaran wali kota, senjata yang paling kuat dan strategis adalah komunikasi, intinya bertutur kata yang sopan dan humanis,” kata Danny di hadapan seluruh Satgas Raika.

Danny menuturkan bahwa apa yang ada di media sosial, menurutnya, itu hal yang biasa, dengan cara mengambil hikmah dari itu semua.

“Kalau saya melihat berita yang viral di media sosial termasuk yang bukan di Kota Makassar, walaupun Satpol memang bertindak benar, tapi dia lebih emosi maka itu terlihat salah, maka kebenaran dari tugas kita tidak terlihat benar. Kita pasti akan bertemu dengan orang yang tidak taat dan melanggar aturan, tapi itulah tantangan kita sebagai Satpol PP,” ujar Danny.

Menurut Danny dalam menjalankan tugas tugasnya tentunya akan bertemu dengan orang orang yang emosi, yang hanya memikirkan dirinya sendiri dan tidak memikirkan penularan Covid-19.

Olehnya itu dalam kesempatan pertemuan ini, Danny memberi tiga tips kunci pengendalian diri yang lebih humanis kepada masyarakat.

“Ada tiga tips kunci pembekalan untuk Satpol PP dalam menjalankan tugas tugasnya dilapangan yaitu, pengendalian diri, kesabaran, dan sikap profesional ini yang mesti dimiliki oleh setiap personel,” ungkapnya.

Lebih jauh Danny mengatakan, kalau Satpol PP mampu mengendalikan dirinya, itulah Satpol profesional dan kalau mampu sabar itulah hal layak yang harus dilakukan, dalam menghadapi masyarakat ialah keras dan lembut, dengan melihat situasi kondisi yang terjadi.

“Keras dan tegas itu bukan berarti kasar, namun tegas itu selalu berdiri di atas hukum. Tidak gampang tapi saya yakin anda bisa, banyak sekali masyarakat yang respek dengan gerakan Raika, jika tidak ada Satgas Raika ini, saya yakin tidak akan turun angka Covid di Kota Makassar,” terang Danny.

Di samping tugas sebagai pengurai kerumunan, Danny juga akan menugaskan Satpol PP, dibantu oleh TNI dan Polri untuk mengawal pembagian 100 ribu paket sembako kepada masyarakat yang berdampak pada PPKM. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca