Berbekal Hobi Bantu Panti, 1.000 Yatim Panjatkan Doa Semangat untuk Nurdin Abdullah

Senin, 30 Agustus 2021 08:02 WITA Reporter : Makassarmetro
Berbekal Hobi Bantu Panti, 1.000 Yatim Panjatkan Doa Semangat untuk Nurdin Abdullah

MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Warga Kabupaten Bantaeng dan relawan untuk Nurdin Abdullah (NA) di Pilgub 2018 lalu bergerak mengumpulkan donasi bantuan untuk anak yatim. Donasi yang terkumpul kemudian dibelanjakan makanan yang selanjutnya dibagikan ke beberapa panti asuhan.

Memang, sosok Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah begitu dirindukan. Gaya kepemimpinan yang mengayomi dan cinta rakyat kecil masih melekat di hati masyarakat.

Hal tersebut disampaikan relawan Nurdin yang melakukan kunjungan serentak ke 20 yayasan anak yatim pada Kamis (26/8/2021) lalu. Mereka membawa makanan dan menggelar doa bersama anak yatim.

Saat di yayasan, para relawan memperkenalkan diri sebagai pendukung Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah, dan memberikan informasi tentang kondisi Nurdin, serta memohon doa keselamatan bagi Nurdin.

“Kami tidak bisa membantu dalam hal materi, hanya doa yang bisa kami panjatkan untuk Bapak Nurdin. Kami berdonasi ke panti asuhan untuk memohon doa. Satu harapan kami, agar Pak NA bisa kembali ke tengah-tengah kami masyarakat kecil,” Ungkap Suriani, relawan NA dalam siaran persnya, Senin (30/8/2021).

Suriyani tak kuasa menahan air mata ketika berkisah tentang sosok Nurdin. Baginya, Bupati Bantaeng 2008-2018 itu adalah pemimpin yang merakyat dan cinta dengan masjid.

Dari berbagai gerakan yang dilakukan, Suriyani menegaskan tidak ada intervensi atau arahan dari berbagai pihak manapun. Murni simpatisan NA dari kalangan masyarakat.

“Tolong disampaikan kalau ini murni gerakan simpatisan. Tidak ada sama sekali campur tangan dari keluarga atau dari siapa pun,” tegasnya.

Simpatisan lainnya, Rufaidah, menambahkan antusiasme pihak panti asuhan sangat tinggi. Apalagi, rerata anak yatim telah mengenal Nurdin Abdullah sebagai sosok yang dermawan.

“Kami membawa makanan beruapa nasi dos kemudian menggelar doa bersama. Mereka berdoa dan berharap agar Pak NA bisa kembali lagi di Sulsel bahkan sempat ada yang menangis,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, beberapa panti asuhan (PA) dikunjungi adalah PA Mulia, PA Bahagia, PA Jannatul Ma’wa, PA Muhtadina. Kemudian PA Ummu Aiman, PA Ar-Rahma Gowa, dan PA Arafah. (*)

Berikan Komentar
Komentar Pembaca