Isolasi Apung Umsini Resmi Ditutup, Wali Kota Makassar: Semua Pasien Sembuh

Selasa, 21 September 2021 09:02 WITA Reporter : Makassarmetro
Isolasi Apung Umsini Resmi Ditutup, Wali Kota Makassar: Semua Pasien Sembuh

MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, resmi memberhentikan pengoperasian kapal isolasi apung KM Umsini, Senin (20/9/21).

Pemberhentian pengoperasian ini ditandai dengan penurunan bendera kuning dan pemberian penghargaan berupa plakat kepada pihak terkait seperti Kapolrestabes Makassar, Dandim XIV/Hasanuddin, pihak Pelni, Pelindo IV Makassar, Kajari, Polres Pelabuhan, Kemenhub, dan para tenaga kesehatan (nakes) yang berdedikasi selama dua bulan penuh.

“Jadi alhamdulillah kita akhiri karena BOR-nya sudah sangat rendah. Satu kota itu cuman delapan persen. Di kapal ini bornya 2,5 persen. Sehingga sudah selayaknya itu berarti program isolasi terpadu itu berhasil. Kenapa berhasil? Karena berhasil menekan bor. Itu menjadi rujukan,” ucapnya.

Katanya, untuk penanganan selanjutnya, Danny akan mengevaluasi per bulan serta akan mengantisipasi jika ada lonjakan secara tiba-tiba.

Salah satunya dengan menggencarkan vaksinasi di Kota Makassar di tiap kelurahan yang termasuk dalam program sistem sapu jagad 100 vaksin 1 RT/hari 100 persen.

Untuk jumlah pasien Covid-19 isolasi terpadu sendiri selama dua bulan beroperasi sebanyak 275 orang .

“Alhamdulillah semua sembuh. Terakhir masih ada delapan orang pasien, tapi hari ini semua sudah pulang dan sembuh,” klaim Danny.

Tak hanya itu, salah satu alumni isolasi apung Umsini, Putri, mengucapkan terima kasih di hadapan Wali Kota Makassar atas fasilitas luar biasa selama ia menjalani isolasi.

“Terima kasih banyak, Pak Wali. Saya dan teman-teman saya yang pernah isolasi di kapal ini sangat senang. Fasilitasnya luar biasa. Vitaminnya, makanannya, sehingga saya cuman enam hari sudah sembuh,” ungkapnya.

Karenanya, Danny juga berharap tak ada lagi kapal isolasi terpadu. “Ini bukan sekadar program, tapi ini sebuh sejarah yang membuat dunia melirik semua ke Kota Makassar dan menjadikan contoh. Tapi, jangan lengah, tetap protokol kesehatan,” imbau Danny. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca