Perumda Pasar Makassar Instansi Pertama Lakukan MoU Bersama Baznas

Jumat, 24 September 2021 10:05 WITA Reporter : Makassarmetro
Perumda Pasar Makassar Instansi Pertama Lakukan MoU Bersama Baznas

MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar secara resmi menandatangani kerja sama pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tiap-tiap unit pasar tradisional yang dikerjasamakan bersama Perumda Pasar Makassar Raya.

Penandatangan MoU ini diselenggarakan di Kantor Baznas Kota Makassar, Jalan Teduh Bersinar, Kamis (23/9/2021).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten I Pemkot Makassar, A Muh Yasir, yang disaksikan Ketua Baznas Kota Makassar, Ashar Tamanggong, Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Basdir, Direktur Operasional Perumda Pasar Makassar, Saharuddin Ridwan, dan seluruh jajaran Staf Bagian Umum dan Kepala Kepala Unit Pasar, serta jajaran Baznas Kota Makassar.

Selaku penyelenggara, Ketua Baznas Makassar mengatakan kerja sama ini merupakan amanah dari Pemkot Makassar dalam rangka memasyarakatkan pembayaran zakat di kalangan pedagang.

“Tujuan sosialisasi ini adalah untuk membangun komunikasi, koordinasi, serta bertukar gagasan strategis terkait unit pengumpul zakat (UPZ) serta tentu saja dalam rangka melaksanakan pengumpulan dan pengelolaan zakat. Karena rezeki itu tidak akan bisa masuk jika harta yang ada tidak dikeluarkan terlebih dahulu dengan berzakat,” ucap Ashar Tamanggong.

Selain itu, diungkapkan bahwa ini adalah MoU yang pertama terealisasi dari sejumlah MoU yang diagendakan Baznas dengan beberapa Instansi.

“Perumda Pasar ini adalah Instansi yang paling pertama deal dengan Baznas. Jadi kita mulai dari pasar, kita bentengi pasar dari musibah dengan menyadarkan seluruh pedagang untuk senantiasa berinfak dan bersedekah. Karena nantinya donasi ini juga akan kembali ke pedagang dalam bentuk bantuan permodalan bagi pedagang lainnya yang kurang mampu,” terangnya.

“Pedagang juga tidak perlu khawatir karena pinjaman dari Baznas itu tidak ada bunganya maupun kolektor yang akan datang menagih sambil marah-marah. Karena sudah ada tim asemen yang menilai siapa yang layak diberi bantuan. Nilai modalnya sesuai kebutuhan. Tapi, kita tidak kasih uang cash. Kita berikan dalam bentuk barang yang dibutuhkan dari usahanya,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Basdir, menyampaikan selama ini belum pernah dilakukan kegiatan seperti ini. Makanya, ketika ditawarkan oleh Baznas langsung disambut baik oleh jajaran direksi maupun kepala-kepala pasar dan pedagang.

“Jujur kami belum pernah melakukan kegiatan seperti ini. Sehingga kami sangat berterima kasih dan ini sangat membantu. Karena selama ini pedagang kami juga bingung mau menyalurkan zakat mereka ke mana,” terang Basdir.

Harapannya, kerja sama ini akan lebih memudahkan penyaluran zakat, infak, dan sedekah bagi pegawai dan pedagang.

“Semoga ini dapat memudahkan penyaluran zakat, infak, dan sedekah para pegawai kami dan para pedagang dan semoga ini bisa segera ditindaklanjuti ke pasar-pasar,” pungkasnya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada perwakilan disabilitas, penyapu jalanan, penggali kuburan, serta pemberian veasiswa kepada siswa kurang mampu. (*)

Berikan Komentar
Komentar Pembaca