Kasrudi Sosialisasikan Perda Pasar

Sabtu, 25 September 2021 19:34 WITA Reporter : Makassarmetro
Kasrudi Sosialisasikan Perda Pasar

MAKASSARMETRO – Anggota DPRD Kota Makassar, Kasrudi, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar nomor 15 tahun 2009 tentang Perlindungan, Pemberdayaan Pasar Tradisional dan Penataan Pasar Modern di Hotel Grand Town Makassar, Jumat (24/9/2021).

Pada kesempatan ini, Kasrudi memaparkan kondisi Kota Makassar terkait status penyebaran Covid-19. Berdasarkan data, Makassar sudah masuk zona kuning dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2.

“Alhamdulillah, kita sudah zona kuning dan berharap geliat ekonomi khususnya di pasar tradisional kembali bangkit,” ungkapnya.

Kasrudi mengungkapkan, regulasi soal pasar ini telah terbit perda baru. Hanya saja, lembaran naskah belum diteken untuk kemudian disampaikan ke masyarakat.

“Ada revisi terbaru, tapi belum keluar. Perda ini lahir, karena ada permintaan dari masyarakat, sehingga kita inisiasi,” jelasnya.

Salah satu poin dalam perda baru soal pasar, sambung politisi Gerindra ini, investor bisa masuk menanam modal untuk mengelola Perusda Pasar. Harapannya, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa tercapai dengan kebijakan baru dalam perda untuk Perusda Pasar.

“Jadi, kalau masyarakat punya modal itu bisa tanam saham. Selain itu, perda soal pasar ini, mewajibkan adanya ruang penyimpanan produk pedagang,” katanya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Natsar ‘Aloq’ Desi, menyampaikan perda ini, merupakan inisiatif DPRD Makassar sebagai bentuk kepedulian terhadap pelaku usaha. Sebab, salah satu kalimat dalam regulasi ada perlindungan.

“Jadi, legislator kita melihat dalam pembentukan perda ini bahwa pedagang pasar harus dilindungi dan pemberdayaan karena jika tidak maka mereka akan tergilas zaman,” ungkapnya.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca