Pertemuan Virtual Diikuti Universitas Colorado Boulder, Danny Pomanto Paparkan Konsep Lorong Wisata

Kamis, 30 September 2021 09:02 WITA Reporter : Makassarmetro
Pertemuan Virtual Diikuti Universitas Colorado Boulder, Danny Pomanto Paparkan Konsep Lorong Wisata

MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, didaulat menjadi narasumber pada pertemuan secara virtual di kediaman pribadinya, Rabu (29/9/2021).

Pertemuan ini membicarakan kemajuan dari hasil penelitian pusat studi energi UGM mengenai penggunaan aplikasi lorong garden di Kota Makassar.

Danny memaparkan lorong merupakan sel Kota Makassar. Berangkat dari lorong, Danny menciptakan inovasi pada periode pertamanya yakni lorong garden. Banyak hal yang dicapai mulai dari penanaman cabai yang bisa menekan inflasi.

“Ini kerja sama penelitian dari ITB dan UGM. Kerja samanya sudah berjalan setahun dan masih meneliti. Minggu depan akan ada satelit cuaca yang memantau wilayah Kota Makassar untuk menentukan indeks kualitas udara dan hubungan sosial di wilayah yang akan disasar,” ujarnya.

Database yang dikumpulkan nantinya bisa menilai wilayah mana yang layak untuk dilakukan pengembangan produk pangan berkelanjutan dan budaya sosial ekonomi.

Kata Danny, proyek ini akan bekerja untuk mengintegrasikan inovasi dalam komunitas cerdas dan terhubung untuk meningkatkan lorong taman di Kota Makassar.

Proyek Garden Alley yang sedang berlangsung di kota bertujuan untuk meningkatkan kelayakan huni kota, diukur dengan faktor-faktor termasuk kualitas udara, indeks panas, ketahanan pangan, dan interaksi sosial.

Ada enam lokasi yang akan menjadi target modernisasi Garden Alley, yakni BTP, Perumahan Dewi Karmilasari, Kompleks Citra Tello Baru, Jalan Abu Bakar Lambogo, Lorong 272, dan Jalan Sungai Kelara Lorong 96.

Danny berharap di dalam lorong wisata nantinya terdapat edukasi kesejahteraan dan menanamkan mental-mental mandiri di sebuah lorong.

“Soal lorong wisata ini saya aktif membahas dengan kelembagaan Bro Prof di mana para profesor yang bergabung di dalamnya sangat memuji konsep yang saya paparkan. Karena, menurutnya, membangun Kota Makassar butuh dukungan dari segala arah,” pungkasnya.

Adapun peserta virtual kali ini berasal dari Universitas Colorado Boulder, Institut Politeknik Virginia, ITB, dan UGM. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca