Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, meluncurkan Mal Pelayanan Publik (MPP) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Sulsel di Jalan Bougenville, Kota Makassar, Jumat (21/1/2022).

MPP hadir memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan dan kenyamanan pada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan. Serta meningkatkan daya saing global dalam memberikan kemudahan berusaha atau ease of doing business (EODB) di Sulsel.

“Ini adalah keinginan kita bersama untuk menjadikan kantor PM-PTSP sebagai sarana strategis pelayanan publik. Saya mendedikasikan kantor ini sebagai kantor bersama,” kata Sudirman.
Pemprov Sulsel, kata dia, menghilangkan hambatan dalam pelayanan perizinan dan mewujudkan harapan Presiden Joko Widodo agar mempermudah perizinan.
“Kita tidak mau menghambat ketika mereka mau mulai berusaha. Karena setiap ada perizinan itu akan menghasilkan lapangan pekerjaan, produk, ekspor dan sebagainya,” sebutnya.
MPP ini hadir dengan pendekatan sistem digital yang dapat memangkas biaya. Dengan memanfaatkan aset fisik yang sudah ada dapat menghemat anggaran yang semula direncanakan sebesar Rp40 miliar menjadi Rp400 juta lebih.
“Kami ingin memperlihatkan membuat pelayanan publik itu cukup dengan digital approaching atau pendekatan digital. Karena sudah ada tanda-tangan eletronik, sudah ada website,” ujarnya.
Pendekatan pelayanan perizinan dengan pendekatan seperti ini, kata dia, juga memiliki banyak benefit selain biaya, juga menghemat waktu dan efektif. Misalnya, tanpa harus ke kantor PM-PTSP Sulsel perizinan dapat diperoleh.
“Kita sama-sama membuat perubahan, kita menjadikan pelayanan ini, orang walaupun dari rumahnya dapat memperoleh pelayanan perizinan. Pilihan datang langsung juga oke, ada help desk untuk costumer service, untuk pelaporan,” ucapnya.
Pelayanan MPP akan makin ditingkatkan dan mendorong kabupaten untuk membuat MPP karena banyak perizinan ada di kabupaten/kota.
Sementara, Kepala Dinas PM-PTSP Sulsel, Denny Irawan Saardi, mengatakan hadirnya MPP juga untuk memenuhi kepuasan pelayanan bagi yang diterima oleh calon investor. Maka diperlukan langkah strategis melalui pencipataan kelembagaan yang efektif, sistem pelayanan yang proaktif, terpadu dan komperehensif.
“Bertujuan untuk mewujudkan pelayanan terpadu secara prima dan dapat berjalan secara optimal. Penyelenggaraan pelayanan perizinan dan informasi tersebut hanya dapat dilakukan di satu tempat secara terpadu dan terintegrasi pada Mal Pelayanan Publik,” ujarnya.
Seksi Keberatan dan Banding Kanwil Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) Sulsel Bagian Selatan, Wisnu Wardono menyebutkan hadirnya MPP mempermudah memberikan layanan kepada masyarakat.
“Kami di sini beberapa pelayanan yang kami siapkan semuanya terkait informasi dan konsultasi terkait impor dan ekspor,” sebutnya. (*)
Pemkot Makassar Peduli Sesama Atasi Kekeringan, 1.096 Rit Air Bersih Disalurkan ke Pemukiman Warga
Sabtu, 26 September 2026 08:26
Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi PBG
Jumat, 25 September 2026 15:41
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Kamis, 24 September 2026 19:03
Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 23 September 2026 12:05
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03
Munafri Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular melalui Sekolah dan Bank Sampah
Senin, 21 September 2026 22:00
Wali Kota Munafri Dorong Muslimat NU Jadi Penggerak Gerakan Pilah Sampah di Makassar
Minggu, 20 September 2026 20:43