MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Festival Daur Bumi 2025 resmi dibika. Kegiatan yang berlangsung 12 hingga 14 Desember 2025 di di Balai Prajurit Jenderal M. Yusuf, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar ini sebagai salah satu upaya mendorong kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah.

Kepala DLH Makassar Helmy Budiman mengatakan festival ini dirancang sebagai momentum kolaboratif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.

“Kegiatan ini menjadi momentum kolaboratif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah,” katanya, Jumat (12/12/2025).
Menurutnya melalui Festival Daur Bumi, masyarakat diajak untuk mengenal lebih dekat persoalan sampah di lingkungan masing-masing sekaligus mempelajari bagaimana mereka dapat menjadi bagian dari solusi.
“Melalui festival ini, masyarakat diajak memahami persoalan sampah di wilayah mereka sekaligus belajar menjadi bagian daripada solusinya,” ujar Helmy.
Lebih lanjut dikatakan, seluruh rangkaian kegiatan dirancang dengan pendekatan edukatif dan interaktif agar lebih mudah diterima berbagai kalangan, terutama pelajar, komunitas, UMKM, dan masyarakat umum.
Dalam laporannya Helmy menjelaskan bahwa Festival Daur Bumi 2025 menghadirkan beragam kegiatan yang mencakup edukasi, demonstrasi, hingga hiburan.
Rangkaian aktivitas yang disiapkan antara lain. Pelatihan daur ulang, praktik pemilahan sampah, pameran produk dan kreasi ramah lingkungan, diskusi peduli lingkungan, aksi bersih, hingga games dan hiburan bertema lingkungan.
Dia juga melaporkan bahwa festival ini menghadirkan total 45 booth. Sebanyak 30 booth berasal dari berbagai komunitas dan mitra lingkungan, sementara 15 booth lainnya merupakan hasil kolaborasi dengan Dekranasda Kota Makassar.
“Kami membuka 30 booth, dan bekerja sama dengan Dekranasda Kota Makassar sebanyak 15 booth. Sehingga total booth yang hadir hari ini berjumlah 45 booth,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa sinergi lintas sektor ini menjadi modal penting dalam membangun kesadaran kolektif, membentuk perilaku baru dalam pengelolaan sampah, serta menyebarkan semangat perubahan ke seluruh lapisan masyarakat.
Helmy juga menyampaikan bahwa Festival Daur Bumi 2025 akan berlangsung selama tiga hari, dengan target audiens sebanyak 10.000 pengunjung. Pada hari pertama pembukaan, antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi.
“Alhamdulillah, target audiens kita ada di angka 10.000 orang. Pada pembukaan hari ini saja, jumlah peserta yang hadir sudah hampir mencapai 4.000 orang,” tuturnya.
“Mudah-mudahan selama tiga hari ke depan target tersebut bisa terpenuhi,” tambah mantan Kadis PTSP ini.
Helmy menegaskan bahwa DLH Kota Makassar melalui festival ini ingin memperkuat gerakan kolektif menuju masa depan kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
“Inisiatif ini kami harapkan mampu menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan. Ini adalah bagian dari gerakan bersama untuk masa depan kota yang lebih bersih,” tutup Helmy. (*)
Aklamasi, Aliyah Mustika Ilham Terpilih Pimpin ASITA Sulsel 2026–2031
Jumat, 21 Agustus 2026 08:33
Hadapi Musim Kering, Pemkot Perkuat Dukungan Sarana Pertanian dan Teknologi untuk Petani Makassar
Kamis, 20 Agustus 2026 22:59
Job Fit Kepala OPD Makassar Dimulai, 40 Pejabat Jalani Wawancara dan Rekam Jejak
Rabu, 19 Agustus 2026 21:27
1.547 Lowongan Tersedia, Pemkot Makassar Perluas Akses Kerja Lewat Job Fair 2026
Rabu, 19 Agustus 2026 16:00
Lontara Plus Makin Lengkap, Pemkot Integrasikan Dukcapil, PBB Online dan Makassar Move
Senin, 17 Agustus 2026 19:35
Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Appi Tekankan Pemerintah Jadi Pelayan Masyarakat
Senin, 17 Agustus 2026 19:32
DLH Makassar Gelar Jelajah Sampah Titik ke-13 Digelar di Biringkanaya
Minggu, 16 Agustus 2026 21:03
Munafri Pastikan Pemkot Hadir untuk Bantu Korban Kebakaran, KORPRI Makassar Bergerak Lewat Donasi
Rabu, 12 Agustus 2026 20:29