MAKASSARMETRO– Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto berbicara membangun pendidikan berintegritas pada Diskusi Awal Tahun 2017 di Sandeq Ballroom, Grand Clarion Hotel and Convention, Selasa, 7 Februari 2017.

Diskusi awal tahun yang dihelat oleh Perluni (Persatuan alumni) UNM (Universitas Negeri Makassar) menghadirkan pembicara Wali Kota Danny Pomanto, Rektor UNM Prof Dr Husain Syam, dan penggiat hukum Abraham Samad.

Membangun pendidikan berintegritas kata Wali Kota Danny dimulai dari memahami defenisi dan tujuan pendidikan. Menurutnya, pendidikan lahir untuk menyelesaikan masalah. Makin banyak orang terdidik makin banyak masalah yang terselesaikan, bukan sebaliknya.
Ia menganalogikan pendidikan ibarat akar pohon. Batang pohon bisa saja tumbang namun akar yang kokoh akan tetap tertanam dalam tanah. Danny lalu mencontohkan Jepang yang mampu bangkit dari kehancuran Perang Dunia II berkat pendidikannya. Malaysia juga mampu membangun negaranya dengan pendidikan.
Di Makassar, pendidikan berintegritas dibangun dengan menanamkan kepercayaan diri anak didik terhadap nilai – nilai lokalitas Makassar, salah satunya Sombere. Konsep Sombere yang identik dengan keramahan, persaudaraan, dan saling menghargai memungkinkan transfer keilmuan tetap mengakomodasi nilai – nilai kemanusian, budi pekerti, kejujuran, dan membangun karakter anak didik.
Intervensi pemerintah kota dalam membangun pendidikan berintegritas dilakukan Wali Kota Danny dengan mengeluarkan 18 Perintah Revolusi Pendidikan.
“18 Perintah Revolusi Pendidikan mensyaratkan pendidikan yang berlangsung di bangku sekolah tidak hanya membangun sisi keilmuan anak didik, juga menggali bakat dan minat anak didik terhadap seni dan olah raga,” terang Wali Kota Danny.
Keseimbangan dalam proses pendidikan menjadi fokus utama dalam kebijakan dan program pendidikan pemerintahan Danny. Kecintaan pada lingkungan hidup dengan mensyaratkan anak didik menanam tiga tanaman juga ditemui dalam 18 Perintah Revolusi Pendidikan.
Berikut 18 Revolusi Pendidikan Walikota Makassar secara lengkap yakni:
1. Semua anak bisa sekolah
2. Semua adiwiyata (MTR)
3. Semua bebas nafza
4. Sekolah 9 tahun
5. 100 sekolah bintang lima
6. Satu sekolah 1 SMARTLIBRARY
7. Satu sekolah 2 guru INOVATOR
8. Satu sekolah 5 SUPERSTUDENT
9. Satu sekolah 2 SMARTCLASS
10. Satu sekolah 1 SUPERINOVASI
11. Satu sekolah 5 GANGDEBAT
12. Satu anak 1 tari
13. Satu anak 1 bakat
14. Satu anak 1 olahraga
15. Satu anak 3 tanaman
16. Festival bakat
17. Olimpiade sekolah
18. Liga debat
Mensos Kumpulkan Kepala Daerah Se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos
Sabtu, 18 April 2026 21:07
Berdiri di Atas Fasum Selama 30 Tahun, 40 PKL Bercat Kuning di Jalan Tinumbu Akhirnya Legawa
Sabtu, 18 April 2026 21:00
Kemenbud RI Percayakan Kota Makassar Jadi Tuan Rumah Konferensi Musik Indonesia 2026
Kamis, 16 April 2026 20:35
Wali Kota Munafri Tolak Pengadaan Kendaraan Baru, Pilih Gunakan Randis Lama Tahun 2023
Kamis, 16 April 2026 20:32
Melinda Aksa Tekankan Peran Strategis Penyuluh dalam Tangani Darurat Sampah di Makassar
Selasa, 14 April 2026 23:38
Munafri: Kapal Antar Pulau Segera Beroperasi, Gratis Layani Warga Kepulauan di Makassar
Selasa, 14 April 2026 20:35
DLH Makassar Percepat Pengelolaan Sampah, Kini TPA Antang Berbenah Menuju Sanitary Landfill
Senin, 13 April 2026 19:33
Pemkot Makassar Maksimalkan Urban Farming, Libatkan Warga hingga Komunitas Tingkat Lorong
Senin, 13 April 2026 19:31