Masterplan Sombere dan Smart City Jajal Analisa Kelembagaan Daerah dan Daya Saing Kota

Senin, 02 Oktober 2017 17:44 WITA Reporter :
Masterplan Sombere dan Smart City Jajal Analisa Kelembagaan Daerah dan Daya Saing Kota

MAKASSARMETRO– Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar menggelar Bimbingan Teknis Masterplan Makassar Sombere & Smart City di Hotel Asyra Makassar, jln. Maipa. Senin (2/10/2017).

Kegiatan ini digelar atas kerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI sebagai implementasi Gerakan 100 Smart City yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat di Kota Makassar, pada 22 mei 2017 lalu.

Bimtek yang digelar selama tiga hari ini diikuti oleh seluruh Dewan Smart City Kota Makassar dan Tim Pelaksana Pengembangan Smart City Kota Makassar yang akan menyusun Masterplan Smart City dan Quick Win Smart City dengan menghadirkan narasumber, Prof.Dr.Ir.Marsudi Wahyu Kisworo yang juga merupakan rektor Perbanas Institute.

Staf Ahli Walikota Makassar bidang Hukum dan Politik, Abdul Azis Hasan saat membuka kegiatan ini menyampaikan sejumlah capaian kota Makassar dibawah kendali Walikota Makassar, Danny Pomanto yang menggunaan pendekatan Sombere’ dan Smart City.

“Program smart city merupakan solusi untuk membawa Makassar dua kali lebih baik. Dengan mengusung Sombere dan Smart city, Kota Makassar juga diharapkan mengedepankan keramahan sebagai ciri dari kota yang nyaman untuk semua,” ungkap Abdul Azis Hasan saat membawakan sambutan Walikota Makassar.

Untuk mewujudkan hal itu, Abdul Azis Hasan menyampaikan bahw pengembangan sektor unggulan daerah dianjurkan berbasis data dan terintergrasi serta berkolaborasi antar sektor.

“Sebab pembangunan berbasis smart city secara simultan harus bisa melahirkan smart people dan smart society,” kata Abdul Azis Hasan.

Kepala Dinas Kominfo Makassar, Ismail Hajiali mengharapkan bimtek ini bisa menghasilkan Quick Win smart city untuk kota Makassar yang efektif dan sinergis dengan seluruh stakholder dalam bentuk inovasi guna mempercepat komitmen bersama menjadikan Makassar dua kali tambah baik.

Pada, Bimtek pertama telah menghasilkan analisa kesiapan daerah, analisa gap, dan misi pembangunan smart city. Kali ini para peserta akan merumuskan analisa smart city daerah, analisa tren dan perilaku, dan analisa daya saing kota serta analisa kelembagaan daerah dengan stakeholder.

“Langkah ini bagian strategi dan pendekatan komprehensif, inklusif, efektif dan efisien sebagai strategi mewujudkan smart city yang menjadi tren pembangunan kota di dunia yang harus diadopsi oleh daerah,” katanya.

Oleh karenanya, dia melanjutkan, program ini perlu didukung secara bersama-sama Semoga melalui program ini mampu meretas persoalan yang ada dengan mengoptimalkan pelayanan untuk Makassar yang dua kali lebih baik.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca