MAKASSARMETRO– Menindak lanjuti instruksi camat Tamalate H. Hasan Sulaiman, sekretaris camat Fahyuddin Yusuf melaksanakan rapat koordinasi bersama para anggota BKO Satpol PP kecamatan Tamalate di kantin kantor Kecamatan jalan Danau Tanjung Bunga Makassar, selasa (03/10/2017).

Dalam sambutannya, sekcam Fahyuddin Yusuf mengatakan bahwa Satpol PP adalah garda terdepan, dan ujung tombak pemerintah dalam menegakkan Peraturan Daerah (PerDa).

“Satuan Polisi Pamong Praja mempunyai tugas pokok menegakkan Perda, Peraturan Walikota dan Keputusan Walikota, serta menyelenggarakan ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, melindungi dan mengayomi,” pungkasnya.
Fahyuddin menambahkan, fungsi Satuan Polisi Pamong Praja sebagai pelaksana tugas yang berfungsi Satuan sebagai penegak peraturan daerah (PerDa) mendapat citra buruk di masyarakat. Sehingga seolah-olah Satuan Polisi Pamong Praja sebagai musuh masyarakat, dan para pedagang kaki lima, “kita bukan musuh masyarakat, tapi musuh bagi para pelanggar peraturan daerah yang berlaku,” tegasnya.
Dalam melaksanakan penertiban, tidak serta merta para aparat kepolisian Pamong Praja langsung melakukan pembongkaran, tapi melalui pendekatan sentuh hati, pemberian surat teguran terlebih dahulu kepada para pedagang, setelah beberapa hari yang sudah ditetapkan oleh pihak aparat, kemudian teguran tersebut tidak dindahkan, baru kemudian petugas satpol PP menggerakkan prajuritnya untuk penertiban ke lokasi yang di maksud, ungkap Fahyuddin.
Dan kemudian mengapa sejumlah pedagang masih tetap berjualan di lokasi yang sama setelah adanya penertiban dari satpol pp, alasan klasik para pedagang rata-rata “mau gimana lagi, saya juga masih butuh biaya untuk keseharian, terutama untuk makan keluarga dan untuk kebutuhan lain, kalo saya tidak jualan, apa yang mau saya makan.
“Maka dari itu perlu adanya pendekatan yang baik guna menyadarkan para PKL untuk tidak lagi berjualan diarea sekitar tempat umum yang dilarang, karena hal itu bisa membuat lokasi tempat tersebut terkesan kumuh, tidak nyaman, serta tidak bersih, dan kadang jadi biang kemacetan,” tutur Fahyuddin.
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36
Digitalisasi PBG Berbuah Capaian, Retribusi Makassar Tembus Rp21,38 Miliar
Senin, 19 Oktober 2026 15:25
Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA
Jumat, 16 Oktober 2026 19:27
Husniah Talenrang Dipecat sebagai Bupati Gowa
Kamis, 15 Oktober 2026 11:44
Tampil di Forum Dunia, Appi Gaungkan Pendidikan Disiplin Lalu Lintas Sejak Sekolah
Selasa, 13 Oktober 2026 10:12
Pemkot Makassar Perkuat Akurasi DTSEN, Pastikan Program Sosial Tepat Sasaran.
Selasa, 13 Oktober 2026 10:09