DPKP Atasi Backlog Perumahan Melalui Aplikasi

31 Okt 2017 15:57
Author: adminmmetro

MAKASSARMETRO– Konsep Smart City di kota Makassar juga telah dirancang Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Pada 2018 mendatang, permintaan rumah (backlog) bisa diakses melalui aplikasi website berbasis GIS.

Geographic Information System (GIS) merupakan sistem informasi yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola, dan menampilkan informasi bereferensi geografis. Misalnya data yang diintentifikasi menurut lokasinya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Makassar, Fathur Rahim mengatakan, aplikasi ini akan ditujukan langsung pada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Masyarakat yang dimaksud memiliki penghasilan Rp4 juta kebawa.

Jadi dalam aplikasi tersebut akan tercantum semua data seluruh perumahan di kota Makassar. Data tersebut juga akan mencantumkan langsung data perumahan yang memberikan subsidi bagi MBR.

“Jadi nanti MBR akan mengisi kusioner yang ada dalam aplikasi tersebut. Dalam bagian yang diisi akan tercantum berapa besar angsuran yang dapat dibayar MBR dalam tiap bulannya,” jelas Fathur, kemarin.

Dari data itulah yang akan dilaporkan langsung ke kementrian. Untuk diusulkan untuk diberikan bantuan. Ada yang disubsidi ansuran, ada juga yang uang muka.

Fathur menambahkan, aplikasi ini juga akan menjadi mediasi ke pengembang-pengembang karena item yang ditampilkan telah dikerjasamakan langsung dengan REI Sulsel.

“Jadi yang akan dimediasi ketika dalam satu rumah dihuni minimal dua kepala keluarga,”tuturnya.

Berita Terkini