MAKASSARMETRO– Sekretaris Lurah Maccini Sombala Masteryadi Baharuddin tampil sebagai Narasumber Sosialisasi Kedisiplinan Pedagang Kaki Lima yang diselenggarakan diaula kantor kelurahan Jongaya jalan Daeng Ngeppe Makassar, rabu (13/12/2017).

Pada awal sambutannya, masteryadi mengutarakan bahwa penataan atau penertiban PKL sering kali diterjemahkan dalam wujud pembersihan sebuah ruang publik dari kegiatan bisnis PKL yang tidak resmi.

Pembersihan tersebut sering dilakukan tanpa solusi, pendekatan serta pembinaan yang baik, sehingga gesekan kerap terjadi antara PKL dan aparatur pemerintah (Satuan Polisi Pamong Praja).
Di Hadapan para peserta sosialisasi yang sebagian besar berprofesi sebagai PKL Master menguraikan kalau penataan dilakukan dengan memperhatikan harkat dan martabat PKL akan mengurangi resiko gejolak dan gesekan-gesekan yang tidak perlu.
“Penataan sebaiknya diterjemakan dengan sentuh hati, dan pembinaan, sehingga PKL diajak kearah kemandirian ekonomi dan disadarkan tentang kesadaran akan kebersihan lingkungan sekitarnya, ungkap Masteryadi.
Pedagang kaki lima (PKL) merupakan subsektor dari sektor informal yang terbesar, menjadi fenomena sosial dan merupakan bagian dari masyarakat, bahkan menjadi karateristik kota-kota maju, dan berkembang, lanjutnya.
Namun, aktivitas PKL pada umumnya menempati badan-badan jalan dan trotoar, sehingga tidak menyisakan cukup ruang bagi pejalan kaki, menurutnya.
“Kondisi ini menjadi perhatian publik karena menciptakan masalah kemacetan dan aktifitas pejalan kaki di pedestrian, lingkungan kotor dan kurang sehat,” urainya.
Ia menganggap perlunya melakukan pemberdayaan PKL, pemerintah dapat melakukan kerjasama atau kemitraan dengan dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bentuk penataan peremajaan tempat usaha bagi PKL, jelasnya.
“Peningkatan kemampuan berwirausaha melalui bimbingan, pelatihan dan bantuan permodalan, promosi usaha dan event pada lokasi binaan (PKL Centre), serta berperan aktif dalam penataan PKL di kawasan perkotaan agar menjadi lebih tertib, bersih, indah dan nyaman,” tutup Masteryadi Baharuddin.
Target 12.000 Pelari, Wali Kota Appi Target Makassar Half Marathon 2027 Menuju Level Internasional
Minggu, 01 November 2026 20:06
DPRD Makassar Dorong Percepatan Stadion Untia, Pastikan Target 2027
Selasa, 27 Oktober 2026 13:58
DPRD Makassar Bidik Regulasi Bantuan Hukum, Warga Miskin Tak Boleh Kalah karena Biaya
Selasa, 27 Oktober 2026 12:54
Matangkan Agenda HUT Makassar, Sekwan Andi Rahmat Mappatoba Perkuat Koordinasi
Senin, 26 Oktober 2026 17:52
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
DPRD Makassar Tak Mau Parkir Terus Bermasalah, Jukir hingga Kebocoran Jadi Bidikan
Senin, 26 Oktober 2026 12:52
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36