Sempat Ribut, Pihak Mayora dan Villa Mutiara Akhinya Temuka Titik Terang

09 Feb 2018 14:47
Author: adminmmetro

MAKASSARMETRO– Tanda tanda hubungan baik PT Comextra Mayora dan PT Villa Mutiara mulai menemui titik terang. Kedua perusahaan yang sempat dikabarkan ribut ini, sepakat untuk membantu pembangunan masjid yang ada di kompleks perumahan Villa Mutiara yang sebelumnya dikabarkan akan dibongkar.

Hal itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi C yang berlangsung  di ruang Badan Anggaran, Jumat (09/02/2018).

Rapat tersebut dipimpin Ketua Komisi C, Rahman Pina, didampingi wakil ketua, Sangkala Sadikio dan sekretaris komisi c, Andi Fahlevi. Hadir pula Dirut Villa Mutiara, Kiplongan Akemah yang pada rapat sebelumnya absen karena berada di luar kota.

“Sudah disepakati tak ada pembongkaran masjid. Tapi yang ada adalah pihak Comextra telah membantu pembangunan masjid itu. Begitu juga PT Villa Mutiara akan memberikan bantuan untuk membantu pembangunan masjid,” kata Rahman Pina, Ketua Komisi C.

Sebelumnya, Anggota Komis C, Mustaqbir Sabry menyebutkan tak ada lagi masalah terkait adanya protes warga mengenai limbah yang ada dari hasil pengelolaan pabrik menteh dan coklat itu.

“Hasil peninjauan dan penelian   BLHD Kota Makassar, tidak ada hasil limbah yang mengkhawatirkan. Bahkan Comextra sudah berkomitmen membangun sistim pengelolaan limbah yang lebih modern,” kata politisi partai Hanura ini.

Sementara, Lanjut Rahman Pina, ditanya terkait adanya sengketa hukum antara Comextra Mayora dan Villa Mutiara, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut pada proses hukum.

“Kami menghormati setiap  keputusan hukum. Dan tentu saja berharap ada mediasi yang baik antara pihak yang bersengketa,” tuturnya.

Selain kalangan legislator dan eksekutif DPRD Makassar, hadir pula warga Salodong dan warga yang tinggal di kompleks Villa Mutiara yang sebelumnya mengadukan dugaan adanya limbah dari pabrik penghasil mente terbesar di Indonesia itu.

Berita Terkini