somberena parlementa

Tidak Canangkan Ruang Merokok, Dinkes Makassar Condong Sosialisasi Dan Konseling

Rabu, 21 Februari 2018 14:03 WITA Reporter :
Tidak Canangkan Ruang Merokok, Dinkes Makassar Condong Sosialisasi Dan Konseling

MAKASSARMETRO– Hingga kini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar belum merencanakan penyediaan smoking room atau ruang merokok di bangunan atau ruang publik.

Kepala Dinkes Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin mengungkapkan penyediaan smoking room sampai saat ini masih dibebankan kepada masing-masing pemilik bangunan.

“Untuk saat ini, kami kanya fokus untuk melakukan sosialisasi ke tempat-tempat umum,” ujar Naisyah Tun Azikin , Rabu (21/2/2018).

Lebih lanjut, Naisyah Tun Azikin menyebutkan bahwa hanya lebih mengedepankan penyediaan ruang konseling bagi warga yang ingin berhenti merokok.

“Dinkes Makassar hanya sebatas menyediakan ruang konseling di Puskesmas. Ditujukan bagi orang yang ingin berhenti merokok,” katanya.

Meski belum merencanakan penyediaan fasilitas smoking room. Namun Naisyah menyatakan bahwa penerapan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) terus digalakkan.

“Jika penerapan Perda larangan merokok berjalan dengan baik, maka jaminan kesehatan tidak merokok bisa terealisasi. Jadi tidak harus ada penyediaan smoking room. Karena sudah disediakan ruang konseling,” ujarnya.

Menurut Naisyah, hal yang harus diperhatikan dalam penerapan Perda Nomor 4 Tahun 2013, yaitu penindakan yang selama ini dianggap kurang maksimal. Padahal sudah jelas, bagi yang melanggar aturan ini akan diberi sanksi kurungan paling lama 3 bulan dan denda Rp. 50 juta.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca