MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Komitmen menuju kota bersih terus digalakkan. Kegiatan “Jelajah Sampah” sukses digelar di Kecamatan Manggala, Minggu (12/7/2026).

Acara yang sarat dengan aksi lingkungan dan edukasi ini dihadiri serta dibuka langsung oleh Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Melinda Aksa.

Kegiatan diawali dengan aksi plogging—olahraga lari santai mandiri sambil memungut sampah—di sekitar wilayah Kecamatan Manggala. Aksi ini berhasil mengumpulkan total 17 kilogram sampah, dengan rincian anorganik 13,8 kg, organik 2 kg, dan residu 1 kg.
Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, menegaskan bahwa persoalan sampah tidak cukup diselesaikan dengan mengandalkan sistem pengangkutan menuju TPA. Menurutnya, perubahan harus dimulai dari setiap rumah.
“Perubahan harus dimulai dari rumah. Ketika setiap keluarga mampu memilah dan mengolah sampah sejak dari sumbernya, maka beban TPA akan berkurang secara signifikan. Budaya inilah yang ingin kita bangun bersama di Kota Makassar,” ujarnya.
Inovasi Sentra Tukar Sampah & Kelas Edukasi
Tidak sekadar memungut sampah, momentum ini juga menandai babak baru pengelolaan lingkungan di wilayah tersebut melalui Launching Sentra Tukar Sampah di Kecamatan Manggala. Fasilitas ini diharapkan mampu merangsang sirkular ekonomi masyarakat agar lebih bijak memilah sampah dari rumah.
Guna memberikan pemahaman yang mendalam mengenai hilirisasi sampah organik, kegiatan ini juga diramaikan oleh berbagai kelas interaktif yang diikuti antusias oleh warga, meliputi:
1. Kelas Biopori dan Kompos (Pemanfaatan lahan minimalis untuk resapan dan pupuk)
2. Kelas Budidaya Maggot (Solusi cepat penguraian sampah organik bernilai ekonomi)
3. Kelas Eco-Enzyme (Pengolahan kulit buah dan sayur menjadi cairan serbaguna)
Talkshow Persampahan: Bedah Solusi Bersama Pakar
Puncak edukasi ditutup dengan Talkshow Persampahan yang menghadirkan sudut pandang regulasi dan taktis. Diskusi interaktif ini menghadirkan dua narasumber berkompeten, yaitu Mashud Azikin (Dewan Lingkungan Hidup), dan Ellyyana Said, S.Pi., MM (Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Madya, Pusat Pengendali Dampak Lingkungan Sulawesi dan Maluku, Kementerian Lingkungan Hidup).
Dalam sesi tersebut, para narasumber menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dari tingkat tapak hingga kebijakan pusat untuk memastikan target reduksi sampah dapat tercapai secara konsisten, sekaligus memperkuat fondasi gerakan Makassar Bebas Sampah 2029. (*)
Munafri Pastikan Pemkot Hadir untuk Bantu Korban Kebakaran, KORPRI Makassar Bergerak Lewat Donasi
Rabu, 12 Agustus 2026 20:29
Ketua PP Makassar Erwin Hatta Tutup Usia, ARW hingga Danny Pomanto Sampaikan Belasungkawa
Rabu, 12 Agustus 2026 19:35
Pemkot Makassar Tata Ulang Titik Reklame, Target PAD Naik dan Wajah Kota Tetap Estetik
Senin, 10 Agustus 2026 22:03
TDA Makassar Siap Dampingi UMKM Kembangkan Bisnis Pengelolaan Sampah
Senin, 10 Agustus 2026 20:46
Karebosi Disiapkan Jadi Pusat HUT Ke-81 RI, Pemkot Makassar Matangkan Seluruh Persiapan
Minggu, 09 Agustus 2026 08:28
TP PKK Makassar Gelar Kajian Islam, Perkuat Peran Muslimah Bentuk Keluarga Tangguh
Jumat, 07 Agustus 2026 22:27
DLH Makassar Ajak Masyarakat Kepulauan Jaga Keanekaragaman Hayati Pesisir
Kamis, 06 Agustus 2026 22:30