MAKASSARMETRO– Film berjudul “May Day” direncanakan tayang pada akhir tahun 2018, dengan proses syuting sekitar satu bulan.

Fajar Multi Film yang memproduksi film ini menceritakan tentang hubungan industrial dan tripartit antara pekerja, pengusaha dan pemerintah,

Produser, Zulkifli Gani Ottoh menuturkan, film ini dikemas dengan kultur nasional dan melibatkan kalangan pejabat pemerintah.
“Film ini mengajarkan kita untuk memahami profesi kita masing-masing, juga membahas masalah ketenagakerjaan dan cerita cinta, semuanya dibungkus jadi satu,” ucapnya saat syukuran film ini, di Grand Clarion Hotel, Rabu (18/4/2018).
Ia menuturkan, syuting perdana film ini akan dilakukan di Jakarta, pada 23 April mendatang. Selanjutnya, pada 26 April, proses syutingnya dilanjutkan di pabrik Semen Bosowa di Pangkep (Sulsel), dengan melibatkan pemain dari Makassar.
Film ini, kata pria yang akrab disapa Zugito ini,
“Lokasi syuting 80 persen di Sulsel, seperti Pangkep, Kampus Universitas Fajar (Unifa) dan Kantor PWI. Dengan melibatkan banyak pejabat termasuk Kementerian Ketenagakerjaan dan BPJS,” pungkasnya.
Lelaki yang juga sebagai Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Sulawesi Selatan ini mengaku, film yang sedang digarap bersama sutradara Andi Burhamzah ini, merupakan film nasional pertama dari Makassar. Di mana, terdapat tiga bahasa yang akan digunakan dalam film tersebut, yakni Indonesia, Inggris dan Mandarin. (*).
Kategori Tertinggi EPPD, Appi Beber Kunci Sukses Makassar Raih Kinerja Terbaik dari Kemendagri
Rabu, 29 April 2026 19:19
Kota Makassar Kian Menggeliat, Mal Ratu Indah Dikembangkan Jadi Kawasan Mixed-Use Modern
Rabu, 29 April 2026 19:14
Di Hari Otda 2026, Kota Makassar Sabet Penghargaan Nasional Kinerja Pemerintahan Terbaik
Senin, 27 April 2026 21:07
Wali Kota Munafri Gowes Bareng SKPD Tinjau Jumat Bersih di Dua Kecamatan
Jumat, 24 April 2026 20:38
Bongkar Mandiri Lapak di Kawasan SMKN 4 Bontoala, Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak
Kamis, 23 April 2026 19:32
Gebrakan Munafri: Pangkas Perjalanan Dinas Rp60 Miliar, dan Setop Pengadaan Randis Baru
Kamis, 23 April 2026 11:02