Kontribusi Ekonomi Sulsel Naik, Kalau Harga Nikel Aman

Kamis, 19 April 2018 11:04 WITA Reporter :
Kontribusi Ekonomi Sulsel Naik, Kalau Harga Nikel Aman

MAKASSARMETRO– Kontribusi ekonomi dari Sulawesi Selatan disebutkan semakin besar terhadap nasional. Bank Indonesia (BI), mencatat, kontribusi Sulsel saat ini terhadap ekonomi nasional mencapai hingga 3,08 persen, pada 2017 lalu.

“Pada 2016, pangsa ekonomi Sulsel terhadap ekonomi nasional, sebesar 1,75 persen,” jelas Kepala BI Sulawesi Selatan, Bambang Kusmiarso, saat memberi sambutan dalam diseminasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Sulawesi Selatan, di Grand Clarion Hotel and Convention, belum lama ini.

Bambang mengungkapkan, tingginya kontribusi ekonomi Sulsel terhadap nasional, tidak lepas dari pertumbuhan ekonomi provinsi ini yang tumbuh hingga 7,2 persen pada 2017 lalu, dan 7,4 persen pada 2016 silam.

Bambang mengungkapkan, Sulsel tentu harus mempertahankan indikator pertumbuhan ekonomi yang banyak disumbang sektor pertanian dan perkebunan.

“Sektor pertanian ini punya sumbangsih hingga 21 persen terhadap ekonomi Sulsel, dengan kontribusi penyerapan tenaga kerja hingga 47 persen di dunia lapangan usaha,” kata dia.

Hanya saja, dalam diseminasi tersebut, Sulawesi Selatan diminta untuk meningkatkan komoditas ekspor di luar nikel.

Hal itu karena, sebagian dari total nilai ekspor Sulawesi Selatan berasal dari nikel yang disuplai oleh PT Vale (INCO).

Saat harga nikel sedang tidak bagus, saat itu pula neraca perdagangan Sulsel sangat terganggu. (*).

Berikan Komentar
Komentar Pembaca