Pengelolaan Sanitasi Yang Tepat Mampu Tutup Kerugian Rp.57 Triliun Per Tahun

02 Mei 2018 15:09
Author: adminmmetro

MAKASSARMETRO– Pengelolaan sanitasi yang tidak tepat dapat merugikan masyarakat. Jika dirupiahkan, maka kerugian mencapai Rp. 57 triliun per tahunnya. Maka dari itu diperlukan pengelolaan sarana dan prasarana sanitasi yang tepat.

Hal tersebut disampaikan Kabid Fisik dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, Imbang Muryanto saat menjadi narasumber di workshop pemeliharaan sarana dan prasarana sanitasi yang digelar Dinas Pekerjaan Umum Makassar.

“Terjadi kerugian sekitar Rp. 57 triliun per tahun atau sekitar Rp. 1,2 juta per kepala keluarga per tahunnya akibat dari sanitasi yang buruk, oleh karenanya dibutuhkan kesadaran masyarakat dalam mengelola dan memelihara sarana dan prasarana sanitasi,” kata Imbang di Hotel MaxOne, Rabu (2/5/2018).

Lebih lanjut, dia menyampaikan tugas dan fungsi Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) selaku pengelola harus dibarengi penguatan kapasitas sumber daya manusia.

“Pembangunan, pengelolaan sarana dan prasarana sanitasi harus dijalankan sesuai juknis yang telah ditetapkan. Makanya perlu pengetahuan dan keterampilan teknis bagi pengurus KSM,” ucapnya.

Sementara itu, Humas Dinas PU Makassar, Hamka Darwis menyebutkan pelatihan. Ini menitik beratkan materi seputar pengelolaan IPAL Komunal serta tata cara pengelolaan kelembagaan yang baik dan benar.

Maka dari itu, kata Hamka Darwis perlunya koordinasi multisektoral, baik pihak KSM selaku pengelola IPAL, Pemerintah Kota Makassar melalui SKPD terkait.

“Peserta workshop terdiri atas KSM dan lurah 17 lokasi pembangunan IPAL komunal, tenaga fasilitator, UPTD PAL, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Kesehatan,” katanya.

Berita Terkini