Menyoal Penataan Pendidikan, Sekwan DPRD Makassar Gelar Dialog

01 Jun 2018 16:37
Author: adminmmetro

MAKASSARMETRO– Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar kembali melaksanakan program kemitraan anggota DPRD bersama masyarakat menggelar dialog.

Dialog kalo membahas penataan pendidikan generasi emas melalui pendidikan yang merata dan berkualitas, di halaman Masjid Nur Ikhlas, Jalan Mapala II, Kelurahan Tidung Makassar, Jumat (1/6/2018).

Hadir sebagai narasumber adalah pemerhati pendidikan Prof. Basri Wello, Plt. Kadis Pendidikan Kota Makassar, Mukhtar Tahir dan Ketua DPRD Kota Makassar, Farouk M. Betta.

Prof. Basri Wello, dalam penjabarannya mengatakan, bahwa pencanangan generasi emas harus dibarengi dengan revitalisasi pendidikan karakter.

“Mengintegrasikan kembali pendidikan dan kebudayaan merupakan langkah sangat tepat, dengan harapan pendidikan akan melahirkan anak yang berbudaya sehingga jika disatukan akan serasi antara proses dan produk,” urai Basri Wello.

Namun dalam hal ini, lanjut Rektor Universitas Indonesia Timur ini, budaya hendaknya tidak serta merta dimaknai secara sempit, tetapi lebih luas lagi. Seperti budaya sopan santun, budaya pemanfaatan teknologi dengan bijak.

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPRD Kota Makassar, Farouk M Betta. Ia pun menegaskan jika dalam hal pemerataan pendidikan, DPRD sebagai lembaga legislatif terus komitmen mengawal peningkatan generasi emas ini.

“Salah satu bentuk komitmen kami di DPRD dengan melahirkan Perda Penyelenggaraan Pendidikan yang kini sementara tahap pembahasan di Pansus,” beber Aru, sapaan akrabnya

Selain itu, lanjit Aru, DPRD juga terus mengawal tenaga pengajar (guru) dalam mendapatkan haknya, terutama mendorong pemerintah untuk membayarkan hak guru, seperti intensif maupun tunjangan sertifikasi guru.

“Selain melalui Perda, kita juga siap mendukung peningkatan kualitas dan kesejahteraan tenaga pengajar. Dari sisi penganggaran untuk pembayaran tunjangan maupun sertifikasi guru, semua kita uapayakan. Sebab, guru yang sejahtera tentu akan berdampak terhadap kualitas pengajarannya,” kuncinya.

Berita Terkini