IPAL Losari Bakal Gunakan Teknologi MBBR
MAKASSARMETRO– Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar telah menentukan pilihan terkait teknologi yang akan digunakan di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Losari. Pilihan tersebut jatuh ke Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR).
Kepala Dinas PU Makassar, Muh. Ansar mengatakan, dipilihnya MBBR di IPAL yang akan menampung limbah 6 kecamatan ini disebabkan beberapa alasan.
Yakni perlu memperhatikan lokasi, luas lahan, termasuk memperhitungkan hembusan angin. Tentunya outputnya yang mampu memenuhi baku mutu Kementerian Lingkungan Hidup.
“Kita perhatikan estetika lingkungan. Kemudian, ketersediaan cadangan peralatan agar sistem dapat beroperasi secara maksimal,” ungkap Muh. Anshar.
Lebih lanjut Muh. Anshar mengatakan perlunya optimalisasi pelatihan untuk pemeliharaan Standar Operasional Prosedur (SOP). Sehingga sistem ini nantinya memiliki tingkat efisiensi yang tinggi.
“Memang biaya operasionalnya cukup tinggi, tapi itu berlaku jika pelanggannya sedikit. Kalau pelanggannya banyak, maka biaya operasionalnya juga lebih murah, karena nanti mereka ini akan membayar retribusi,” katanya.
Sebelumnya pada April 2018 lalu, Kementerian PU dan Perumahan Rakyat menawarkan empat opsi teknologi yang akan dipakai IPAL Losari kepada Pemkot Makassar.