MAKASSARMETRO– Dinas Perpustakaan kota Makassar menghadirkan inovasi baru yaitu Sentuh Pustaka. Ini merupakan program untuk membantu menghidupkan kembali perpustaakan yang ada.

Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar A Siswanta Attas, menuturkan, perpustakaan atau Sentuh Pustaka adalah program kolaborasi untuk membina Perpustakaan khususnya Perpustakaan sekolah yang ada di Kota Makassar dengan melibatkan 4 pemangku kepentingan.

Keempat ini adalah, Pembina Perpustakaan Sekolah dari Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Kelompok Kerja Pustakawan dan Pegiat Literasi, Mitra/ Penerbit dan pihak sekolah selaku penerima program.
“Sentuh Pustaka sendiri merupakan Inovasi dari Dinas Perpustakaan di tahun 2018. Sebelumnya di tahun 2017 ada Dongeng Keliling) Dongkel with mobile library. Inovasi tahun lalu, Dongkel with mobile library berhasil masuk di top 99 top inovasi yang diadakan Kemenpan RI dan diharapkan inovasi di 2018 ini bisa mengikuti jejak inovasi sebelumnya,” ungkapny.
Dari sekira 26 perpustakaan sekolah yang ada di Makassar, Siswanta mengatakan bahwa pihaknya setiap tahun melakukan pembinaan kepada 100 perpustakaan secara bergantian.
“Jadi tahun lalu kita bina 100, di tahun ini juga 100. Dalam waktu 2 atau 3 tahun kedepan kami berharap semua perpustakaan sekolah sudah kita bina semua,” pungkasnya.
Wali Kota Munafri Lantik 153 Imam Kelurahan, Dapat Insentif dan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Kamis, 25 Juni 2026 21:28
Pansus Hak Angket DPRD Gowa Tegaskan Kasus Bupati Husniah Bukan Ranah Privasi
Kamis, 25 Juni 2026 15:42
Wali Kota Makassar Promosikan Stadion Untia ke 28 Negara, Bidik Investasi Sport Tourism
Rabu, 24 Juni 2026 19:52
Kepsek Resmi Dilantik, Wali Kota Makassar Akan Tambah Insentif dan Transportasi untuk Guru Pulau
Selasa, 23 Juni 2026 19:27
Lantik 369 Kepsek, Wali Kota Makassar Tegaskan Larang Praktik Titip-Menitip
Selasa, 23 Juni 2026 19:24
Pemkot Makassar Pasang Papan Penanda, Tegaskan Status Aset Fasum di Perumnas Sudiang
Senin, 22 Juni 2026 14:14
Kecamatan Panakkukang Siapkan Penataan Eks Terminal Toddopuli, Pedagang Diajak Bermusyawarah
Minggu, 21 Juni 2026 14:16