MAKASSARMETRO– Klinik Bisnis yang tersebar di setiap kecamatan harus mampu mendukung pengembangan badan usaha kecil dan menengah, termasuk Badan Usaha Lorong (BULo).

Pasalnya, Klinik Bisnis memiliki posisi yang penting dan strategis sebagai fasilitator yang akan menjembatani pihak pengelola BULo dan Pemerintah Kota Makassar dengan pihak perbankan.

“Klinik bisnis juga berkewajiban melahirkan inovasi yang menopang percepatan dan pelaksanaan kebijakan program usaha yang tertuang dalam RPJMD,” kata Staf Ahli Pemkot Makassar, Takdir Alim Bachri sebelum membuka Workshop BULo di Citadines Royal Bay Hotel, Jalan Sultan Hasanuddin. Selasa (17/7/2018).
Diketahui, program BULo bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat dari segi ekonomi, dengan penataan lorong dan aktifitas produktif berkelanjutan dengan budidaya pertanian dan pembentukan kelembagaan koperasi usaha lorong.
Maka dari itu perlunya penguatan peran dan fungsi dari pengelola Klinik Bisnis untuk menopang visi misi Walikota Makassar, merekonstruksi nasib rakyat. Selain itu dibutuhkan dukungan multipihak
” Maka dari itu diharapkan kerja sama semua pihak baik dari pemerintah, masyarakat, akademisi, dan pihak perbankan,” ujarnya.
Gempa 6,7 M Guncang Palu Sulawesi Tengah, Tak Berpotensi Tsunami
Selasa, 16 Juni 2026 13:23
Wali Kota Appi Dampingi Menhaj RI Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kota Makassar
Minggu, 14 Juni 2026 21:18
DLH Kota Makassar Dorong Kolaborasi Masyarakat dalam Upaya Penghijauan
Sabtu, 13 Juni 2026 23:22
Harga BBM Pertamax Resmi Naik Rp16.250, Pertamax Green 95 Rp17.000
Rabu, 10 Juni 2026 09:55
Munafri Minta RT/RW Pimpin Gerakan Pengelolaan Sampah dan Urban Farming
Selasa, 09 Juni 2026 21:37
Progres Sudah 40 Persen, Appi Kebut Pembenahan TPA Antang Makassar Menuju Sanitary Landfill
Selasa, 09 Juni 2026 20:34
Wujudkan Bebas Asap Rokok, Pemkot Makassar Perkuat Regulasi Pengendalian Tembakau
Minggu, 07 Juni 2026 20:45
Di Forum RUU Pangan, Munafri Tawarkan Solusi Smart Green House ke DPR
Jumat, 05 Juni 2026 22:06