MAKASSARMETRO– Pelaku koperasi di Kota Makassar dituntut mampu memanfaatkan teknologi informasi, pemanfaatan tersebut guna meningkatkan kualitas perkoperasian di Kota Makassar.

Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi Dinas Koperasi (Diskop) Kota Makassar, Johansyah, menuturkan bahwa pelaku koperasi harus bisa memanfaatkan teknologi informasi utamanya dalam pembukuan.

“Pelaku koperasi tidak bisa menggunakan gaya konvensional, harus memanfaatkan teknologi informasi yang saat ini berkembang,” ujar Johansyah usai membuka acara Rintisan Penerapan Teknologi Modern Dalam Manajemen Usaha Koperasi Angkatan I di Hotel Celebes Indah Makassar, Rabu (25/7/2018).
Menurut Johansyah adapun bentuk penerapan teknologi dalam perkoperasian di Kota Makassar namun belum secara keseluruhan, yakni ada satu aplikasi yang telah disusun Bank Indonesia (BI) terkait pelaporan koperasi.
“Aplikasi yang telah disusun BI ini guna memperlancar operasional pembukuan,” tandasnya.
Selain itu, sambung Johansyah bentuk penggunaan teknologi informasi dalam perkoperasian khususnya Dinas Koperasi Kota yakni pembuatan aplikasi “Dongkrak”.
“Aplikasi yang kami sementara susun ini nantinya dapat berfungsi dapat mengetahui jumlah modal bagi seluruh pelaku koperasi dengan mengecek melalui aplikasi dongkrak ini,” tukasnya.
Kemudian Johansyah menambahkan bahwa aplikasi ini bisa mengecek langsung bagaimana Standar Operasi Prosedural (SOP) jika melakukan bekerjasama.
“Aplikasi ini sementara kita benahi, dan ini nantinya dapat mempermudah operasional dalam bidang koperasi,” ucapnya.
Sementara Staf Ahli Wali Kota Makassar Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekertariat Daerah Pemkot Makassar, Takdir Aliem Bahri mengatakan pelaku koperasi harus ditingkatkan kompetensi dan kapabilitasnya khususnya khususnya penggunaan teknologi informasi.
“Makassar sebagai kota Makassar yang memiliki koperasi sebanyak 1559, untuk perlu pembenahan kedepannya utamanya dalam penggunaan teknologi informasi dalam perkoperasian,” ujarnya.
Ia juga mengaku adapun tujuan dari penggunaan teknologi informasi ini dalam perkoperasian di Kota Makassar tidak lain untuk mensejahterakan seluruh anggota koperasi di Kota Makassar.
“Kedepannya perlu pembenahan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya, melalui teknologi informasi untuk perlu, pembinaan secara berkesinambungan,” tutupnya
Target 12.000 Pelari, Wali Kota Appi Target Makassar Half Marathon 2027 Menuju Level Internasional
Minggu, 01 November 2026 20:06
DPRD Makassar Dorong Percepatan Stadion Untia, Pastikan Target 2027
Selasa, 27 Oktober 2026 13:58
DPRD Makassar Bidik Regulasi Bantuan Hukum, Warga Miskin Tak Boleh Kalah karena Biaya
Selasa, 27 Oktober 2026 12:54
Matangkan Agenda HUT Makassar, Sekwan Andi Rahmat Mappatoba Perkuat Koordinasi
Senin, 26 Oktober 2026 17:52
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
DPRD Makassar Tak Mau Parkir Terus Bermasalah, Jukir hingga Kebocoran Jadi Bidikan
Senin, 26 Oktober 2026 12:52
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36