Diskop Makassar Ajak Pelaku Koperasi Manfaatkan Perkembangan Teknologi Informasi

Rabu, 25 Juli 2018 23:38 WITA Reporter :
Diskop Makassar Ajak Pelaku Koperasi Manfaatkan Perkembangan Teknologi Informasi

MAKASSARMETRO– Pelaku koperasi di Kota Makassar dituntut mampu memanfaatkan teknologi informasi, pemanfaatan tersebut guna meningkatkan kualitas perkoperasian di Kota Makassar.

Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi Dinas Koperasi (Diskop) Kota Makassar, Johansyah, menuturkan bahwa pelaku koperasi harus bisa memanfaatkan teknologi informasi utamanya dalam pembukuan.

“Pelaku koperasi tidak bisa menggunakan gaya konvensional, harus memanfaatkan teknologi informasi yang saat ini berkembang,” ujar Johansyah usai membuka acara Rintisan Penerapan Teknologi Modern Dalam Manajemen Usaha Koperasi Angkatan I di Hotel Celebes Indah Makassar, Rabu (25/7/2018).

Menurut Johansyah adapun bentuk penerapan teknologi dalam perkoperasian di Kota Makassar namun belum secara keseluruhan, yakni ada satu aplikasi yang telah disusun Bank Indonesia (BI) terkait pelaporan koperasi.

“Aplikasi yang telah disusun BI ini guna memperlancar operasional pembukuan,” tandasnya.

Selain itu, sambung Johansyah bentuk penggunaan teknologi informasi dalam perkoperasian khususnya Dinas Koperasi Kota yakni pembuatan aplikasi “Dongkrak”.

“Aplikasi yang kami sementara susun ini nantinya dapat berfungsi dapat mengetahui jumlah modal bagi seluruh pelaku koperasi dengan mengecek melalui aplikasi dongkrak ini,” tukasnya.

Kemudian Johansyah menambahkan bahwa aplikasi ini bisa mengecek langsung bagaimana Standar Operasi Prosedural (SOP) jika melakukan bekerjasama.

“Aplikasi ini sementara kita benahi, dan ini nantinya dapat mempermudah operasional dalam bidang koperasi,” ucapnya.

Sementara Staf Ahli Wali Kota Makassar Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekertariat Daerah Pemkot Makassar, Takdir Aliem Bahri mengatakan pelaku koperasi harus ditingkatkan kompetensi dan kapabilitasnya khususnya khususnya penggunaan teknologi informasi.

“Makassar sebagai kota Makassar yang memiliki koperasi sebanyak 1559, untuk perlu pembenahan kedepannya utamanya dalam penggunaan teknologi informasi dalam perkoperasian,” ujarnya.

Ia juga mengaku adapun tujuan dari penggunaan teknologi informasi ini dalam perkoperasian di Kota Makassar tidak lain untuk mensejahterakan seluruh anggota koperasi di Kota Makassar.

“Kedepannya perlu pembenahan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya, melalui teknologi informasi untuk perlu, pembinaan secara berkesinambungan,” tutupnya

Berikan Komentar
Komentar Pembaca