Hari Tani Nasional, Ini Harapan Kepala DP2 Makassar
MAKASSARMETRO– Di Hari Tani Nasional yang jatuh pada hari ini Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar, Abdul Rahman Bando berharap dapat terus berupaya mempertahankan lahan pertanian yang ada di Kota Makassar.
Begitu pula, dengan perhatian pemerintah terhadap petani perlu ditingkatkan. Salah satunya alokasi untuk sektor pertanian perlu terus diprioritaskan. Dia menilai para petani adalah pahlawan sebenarnya, pahlawan pangan.
“Kita berharap bahwa lahan-lahan pertanian yang ada ini bisa kita pertahankan. Kedua, tentu perhatian pemerintah terhadap petani perlu lebih ditingkatkan lagi. Karena kita gantungkan harapan kita untuk bisa bertahan hidup, yah kalau tidak ada petani, ini kita bisa mati,” ungkap Abdul Rahman Bando, Senin (24/9/2018).
Luas persawahan di Makassar, kata Abdul Rahman Bando, tidak mampu memenuhi kebutuhan warga yang mencapai 1,8 juta jiwa. Sehingga, pemenuhan kebutuhan pangan pokok didistribusikan dari daerah lain.
Dia menyebutkan, wilayah persawahan tersebar di beberapa kecamatan saja. Seperti Biringkanaya, Tamalanrea, Manggala, Rappocini, Tallo, Panakukkang dan Tamalate
“Kita harus sadari bahwa lahan pertanian tidak banyak lagi di Makassar, khususnya sawah ini tinggal 2636 hektar. Jumlah ini kita tidak bisa berharap bahwa bisa memenuhi kebutuhan pangan, khususnya di Kota Makassar. Maka itu kita perlu sinergi dengan kabupaten-kabupaten penyangga lainnya,” katanya.
Dia memaparkan, pihak Pemerintah Kota Makassar berusaha memaksimalkan produksi dengan sumber daya yang menipis dengan beberapa langkah yang disinergikan dengan petani.
“Seperti intensifikasi atau peningkatan pemanfaatan lahan-lahan yang ada melalui peningkatan jumlah tanam dalam setahun. Jika biasanya panen sekali dalam setahun, kita berupaya dua atau tiga kali setahun,” jelasnya.
Meski begitu, kata dia, dibutuhkan pembangunan infrastruktur irigasi atau sumber air lainnya serta layanan sarana produksi yang juga perlu ditingkatkan.