Bantuan Warga Di RS Wahidin Penuh, Dialihkan Ke Kantor Camat Tamalanrea

01 Okt 2018 17:38
Author: adminmmetro

MAKASSARMETRO– Kepeduliaan warga Kota Makassar benar-benar tinggi, hal tersebut dapat kita lihat dengan menumpuknya bantuan yang berdatangan ke Rumah Sakit Wahidin, yang menjadi salah satu tempat dirawatnya para korban gempa Palu dan Donggal, Sulteng.

Berbagai bantuan berupa pakaian bekas (layak pakai), makanan, minuman, selimut, dan logistik lainnya, membuat pihak RS Wahidin kwalahan menampung bantuan-bantuan yang datang dari seluruh warga Kota Makassar.

Hingga akhirnya pihak RS Wahidin tidak lagi memiliki tempat yang cukup untuk menampung bantuan, dan pihak rumah sakit akhirnya mengumumkan penerimaan bantuan dihentikan untuk sementara karena telah melebihi batas (Overload), Senin (1/10/2018).

Melihat kondisi ini, Camat Tamalanrea, Muhammad Reza berinisiatif untuk menampung sebagian bantuan untuk disimpan di Kantor Kecamatan Tamalanrea.

Muhammad Reza mengambil langkah tersebut mengingat lokasi kantornya yang tidak terlalu jauh dari RS Wahidin, dan pihak rumah sakit juga merasa sangat terbantu.

“Hampir semua bantuan yang masuk ke RS Wahidin kami alihkan penyimpanannya ke Kantor Kecamatan Tamalanrea, karena sudah menumpuk dan melebihi kapasitas penyimapanan yang disediakan oleh rumah sakit,” ungkap Muhammad Reza.

“Jika sudah diatur dengan baik, penerimaan bantuan akan kembali dibuka dan warga Kota Makassar boleh kembali menunjukkan kepeduliaannya kepada korban gempa yang tiba di Makassar dan dirawat di beberapa Rumah Sakit di Makassar salah satunya RS Wahidin,” sambungnya.

Untuk saat ini RS Wahidin masih menutup penerimaan bantuan bagi korban yang di rawat di RS Wahidin, namun masyarakat tidak perlu kecewa karena bukan hanya RS Wahidin saja yang menampung paea korban gempa melainkan ada beberapa rumah sakit di Kota Makassar juga merawat para korban.

Sehingga masyarakat Kota Makassar yang ingin memberikan bantuan dapat mengonfirmasi terlebih dahulu pihak Humas rumah sakit tersebut.

Berita Terkini