MAKASSARMETRO– Ombak yang tinggi menjadi momok bagi warga pulau-pulau terluar Kota Makassar. Di mana pulau-pulau ini berjarak antara 17 km – 40 km dari pusat Kota Makassar.

Kepala Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Muhammad Rusli mengatakan pulau-pulau terluar rentan terjadi ombak besar.

Dia mengaku akan mengupayakan semua dapat dibanguni tanggul pemecah ombak. Sebagai infrastruktur mitigasi bencana.
“Kita upayakan semua akan dibangun,” ungkap Muhammad Rusli.
Meski begitu, untuk tahun 2018 pihaknya hanya mengalokasikan pembangunan tanggul pemecah ombak untuk Kodingareng dan Barrang Caddi.
Jika terjadi ombak besar, Muhammad Rusli mengatakan, agar warga tetap waspada dan tidak panik. Serta melakukan beberapa langkah pencegahan.
“Kalau bisa menjauh dari bibir pantai, ke tempat yang lebih tinggi. Harus tetap tenang dan tidak panik,” ungkapnya.
Dia menyebut, pasukan amfibi BPBD Makassar juga siap terjun ke lokasi jika dibutuhkan.
Mulai 1 Agustus, TPA Tamangapa Hanya Menerima Sampah Residu
Selasa, 21 Juli 2026 21:05
Digelar Dispora Makassar, PARAGA 2026 Sukses Jadi Momentum Perluas Olahraga Rekreasi
Senin, 20 Juli 2026 21:10
Aliyah Mustika Ilham Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Budaya
Minggu, 19 Juli 2026 21:28
DLH Makassar Matangkan Sistem TPA Residu Lewat Bimtek Jakstrada
Kamis, 16 Juli 2026 22:36
Pelayanan Makin Humanis, RSUD Daya Makassar Luncurkan Inovasi GELIAT Solusi Penahanan Pasien
Kamis, 16 Juli 2026 22:34
Pulihkan Fungsi Ruang Publik, Satpol PP Tata Eks Stadion Mattoanging
Kamis, 16 Juli 2026 17:29
Wajah Baru TPA Tamangapa, Penimbunan Tanah Urug Hilangkan Bau dan Siap Terima Sampah Residu
Rabu, 15 Juli 2026 21:28
Darije Kalezic Pulang ke Makassar, Tegaskan Cinta untuk PSM dan Suporternya
Rabu, 15 Juli 2026 13:18