Mampu Menjawab Tantangan Perkotaan, Kota Makassar Masuk Jaringan Kota Cerdas ASEAN

Rabu, 21 November 2018 16:45 WITA Reporter :
Mampu Menjawab Tantangan Perkotaan, Kota Makassar Masuk Jaringan Kota Cerdas ASEAN

MAKASSARMETRO– Mampu menjawab tantangan perkotaan dengan inovasi tepat sasaran membuat Kota Makassar masuk ke dalam ASEAN Smart Cities Network (ASCN) atau jaringan kota cerdas ASEAN sejak April 2018 lalu.

Hal ini disampaikan Direktur Kerja Sama Sosial Budaya ASEAN, Riaz Saehu saat ditemui di Balaikota Makassar, Jalan Ahmad Yani. Kamis (21/11/2018).

“Pemilihan Makassar mampu menjawab tantangan perkotaan, terdapat terdapat terkait isu kesehatan, isu lingkungan seperti penanganan sampah. Dan hal-hal lain aplikasi berbasis teknologi,” ungkap Riaz.

Jejaring ini, kata Riaz, bertujuan menjalin kerja sama sesama kota cerdas dari negara-negara Asia Tenggara. Kemudian dapat ditingkatkan melalui kerja sama dengan mitra dialog ASEAN

“Network ini ada bertujuan menjalin kerja sama bersama mitra dialog, termasuk anggaran . Kami harap Makasar dapat lebih meningkatkan DNA mengembangkan inovasi yang dengan bekerja sama dengan jaringan di ASCN,” kata Riaz.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Ismail Hadjiali mengatakan, terdapat dua inovasi yang diusulkan sehingga masuk ASCN.

“Ada dua program, layanan kesehatan homecare dan pengelolaan perpajakan terintegrasi dan terpadu,” ujar Ismail Hadjiali.

Dia menyebut, keuntungan bergabung dalam ASCN tidak lain untuk mendorong peningkatan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

“Keuntungannya kalau dikelola secara maksimal akan menambah nilai pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan, dampaknya ada peningkatan taraf kualitas hidup bagi masyarakat,” lanjutnya.

Saat diminta tanggapan soal adanya bantuan anggaran, Ismail menyebutkan bahwa pihaknya untuk sementara memaksimalkan yang sudah berjalan.

“Tapi kalau dia tertarik dengan kita, bisa jadi ada bantuan dari kerja sama ASCN untuk meningkatkan program untik warga kita di luar,” pungkasnya.

Dari ratusan kota cerdas yang berkembang di Indonesia, hanya Kota Makassar dan Banyuwangi yang masuk dalam ASCN.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca