MAKASSARMETRO– Muhajir, SKM, M.Kes, Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Makassar berhasil meraih gelar S3 atau Doktor dalam bidang Ilmu Administrasi Publik di Universitas Negeri Makassar (UNM), Kamis (29/11/ 2018).

Gelar Doktor diraih Muhajir setelah ia mampu mempertahankan Disertasinya berjudul “Akuntabilitas Birokrasi Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Makassar” di hadapan para penguji promosi doktor UNM, dengan nilai IPK 3,95.

Sidang Promosi diketuai Prof Dr. Baso Jabu, M.Hum. Adapun Promotor Prof Dr. Haedar Akib, M.Si dan Kopromotor Prof Dr. H. Andi Ihsan, M.Kes. Sementara Penguji Internal yakni Prof Dr Jasruddin MSi, Prof Dr Rifdan MSi, Prof Dr dr M Nadjib Bustan MPH, Dr Risma Nismawaty MSi. Sedangkan penguji eksternal yakni Dr Burhanuddin S.Sos, MSi.
Muhajir dalam disertasinya menjelaskan peran birokrasi sangatlah penting dalam peningkatan pelayanan kesehatan di rumah sakit khususnya IGD.
Ia menyimpulkan Prototype Model pelayanan terbaik di IGD dirangkum dalam tujuh “Tas”, yakni Akuntabilitas, Responsivitas, Kualitas, Efektivitas, Kreativitas, Objektivitas, dan Aksesbilitas.
Ini telah terbukti sejak diterapkan di RSUD Makassar, dimana yang pada 2016 masih predikat Bintang Dua dengan pelayanan C minus, kini di 2018 capaiannya cukup luar biasa menjadi Bintang Lima dengan nilai pelayanan publik A+.
“Pelayanan kami adalah bagaimana pasien datang dengan tersenyum dan pulang dengan tersenyum lebar. Tentu semua itu tidak terlepas dari kebijakan pimpinan,” ungkap Muhajir disambut riuh tepuk tangan.
Riset yang dilakukan Muhajir mendapat pujian dari penguji dan promotor. Seperti Prof Andi Ihsan menilai ini adalah kajian ilmiah yang sesuai fakta lapangan dan hasilnya harus kita terima dengan cara ilmiah pula. Kita, kata dia, harus yakin hasil riset ini harus dipublikasi dan diterima dengan baik.
“Temuan prototype model ini pasti bisa distandarkan bahkan menurut saya ini bisa berlaku di rumah sakit apapun khususnya IGD,” jelas Prof Ihsan.
Sementara Prof Haedar Akib, menilai Muhajir sosok yang tekun dan percaya diri dalam menyelesaikan studi di tengah kesibukannya sebagai pejabat.
“Bicara akuntabilitas adalah sesuatu yang penting. Saya rasa ini harus diteruskan ke pembuat kebijakan agar masyarakat bisa menikamati terapan dari hasil temuannya,” kata Prof Haedar.
Turut hadir Direktur RSUD Kota Makassar dr. Ardin Sani MKes memberikan support kepada pejabatnya itu di RSUD Makassar, juga beberapa pejabat dan staf rumah sakit.
TP PKK Makassar Gelar Kajian Islam, Perkuat Peran Muslimah Bentuk Keluarga Tangguh
Jumat, 07 Agustus 2026 22:27
DLH Makassar Ajak Masyarakat Kepulauan Jaga Keanekaragaman Hayati Pesisir
Kamis, 06 Agustus 2026 22:30
Pemkot Makassar Pastikan PSEL Tetap Berjalan, Lokasi Masih Dibahas
Kamis, 06 Agustus 2026 15:56
Kelurahan Panaikang Jawab Kekhawatiran Warga soal Pemilahan Sampah dengan Fasilitas Lengkap
Rabu, 05 Agustus 2026 15:44
Kanal Dipenuhi Sampah, Kecamatan Tamalate dan Mariso Turun Tangan Bersihkan
Selasa, 04 Agustus 2026 15:41
DPR RI Dorong Sampah Jadi Sumber Energi, Dukung Program Pemilahan Makassar
Selasa, 04 Agustus 2026 14:52