DKP Makassar Sebut Lorong Peduli Inflasi Berpotensi Buka Peluang Usaha

Selasa, 04 Desember 2018 15:39 WITA Reporter :
DKP Makassar Sebut Lorong Peduli Inflasi Berpotensi Buka Peluang Usaha

MAKASSARMETRO– Pembudidayaan tanaman pangan melalui program lorong peduli inflasi diharapkan mampu memperluas peluang kerja di Kota Makassar selain mengendalikan laju inflasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar, Sri Sulsilawati saat panen cabai bersama Bank Indonesia dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Teratai, Kelurahan Timungan Lompoa, Bontoala. Senin (3/2/2018) kemarin.

Sri Sulsilawati menilai, pembudidayaan tanaman pangan dengan pemanfaatan lahan yang minim mampu membuka peluang usaha usai pemenuhan kebutuhan pangan keluarga terpenuhi.

“Kita berharap ini bisa berkembang dengan baik sehingga nenjadi alternatif peluang usaha yang bukan hanya berdampak pada peningkatan pendapatan dan ekonomi keluarga saja, tetapi juga pada terbukanya kesempatan kerja serta penguatan ikatan sosial masyarakat lorong,” ungkap Sri Sulsilawati.

Bagaimana tidak, dari 7 kawasan Lorong Peduli Inflasi yang dikerjasamakan dengan Bank Indonesia, masing-masing memiliki 2.500 polibag cabai.

“Khusus di KWT Teratai yang kami panen sore ini, sebanyak 1.100 di polibag, sisanya masih berbunga menunggu panen selanjutnya,” kata Sri Sulsilawati.

Hasil ini, kata Sri Sulsilawati, bisa diolah lebih lanjut untuk membuat abon cabai atau saus sambal. Penguatan UKM pangan dan Peningkatan Industri Rumah Tangga bisa dimulai dari sini.

Sebelumnya, Sri Sulsilawati bersama Bank Indonesia juga panen cabai bersama KWT Melati Kecamatan Manggala dan Perumahan Dewi Karmilasari bersama KWT Dewi Karmilasari.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca