MAKASSARMETRO– Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Andi Khadijah Iriani berharap tidak ada lagi aparatur sipil negara yang keluyuran pada jam kerja di 2019 mendatang.

Hal ini sebagai konsekuensi logis penerapan Tunjangan Kinerja di tahun 2019. Di mana besaran tunjangan bakal disesuaikan dengan kinerja di lapangan.

“Kami ingin tidak ada lagi ASN yang keluyuran di warkop, ngopi-ngopi atau di mana pada saat jam kerja. Karena kita akan terapkan Tukin, tunjangannya disesuaikan performa kinerjanya,” ungkap Andi Khadijah Iriani.
Meski begitu, Andi Khadijah Iriani memberi pengecualian bagi SKPD yang tengah rapat atau sementara bertugas.
“Tapi ini beda konteksnya kalau rapat, biasa itu saya lihat ada yang rapat di warkop, tidak apa-apa. Yang penting jelas peruntukannya,” kata Andi Khadijah.
Selain berdampak pada besaran tunjangan yang akan diperoleh, dia mengatakan, penerapan Tukin diharapkan dapat meningkatkan kinerja SKPD secara umum.
“Kami sih harap kinerja SKPD di tahun depan dapat lebih baik dengan penerapan Tukin ini,” pungkasnya.
Gempa 6,7 M Guncang Palu Sulawesi Tengah, Tak Berpotensi Tsunami
Selasa, 16 Juni 2026 13:23
Wali Kota Appi Dampingi Menhaj RI Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kota Makassar
Minggu, 14 Juni 2026 21:18
DLH Kota Makassar Dorong Kolaborasi Masyarakat dalam Upaya Penghijauan
Sabtu, 13 Juni 2026 23:22
Harga BBM Pertamax Resmi Naik Rp16.250, Pertamax Green 95 Rp17.000
Rabu, 10 Juni 2026 09:55
Munafri Minta RT/RW Pimpin Gerakan Pengelolaan Sampah dan Urban Farming
Selasa, 09 Juni 2026 21:37
Progres Sudah 40 Persen, Appi Kebut Pembenahan TPA Antang Makassar Menuju Sanitary Landfill
Selasa, 09 Juni 2026 20:34
Wujudkan Bebas Asap Rokok, Pemkot Makassar Perkuat Regulasi Pengendalian Tembakau
Minggu, 07 Juni 2026 20:45
Di Forum RUU Pangan, Munafri Tawarkan Solusi Smart Green House ke DPR
Jumat, 05 Juni 2026 22:06