MAKASSARMETRO– Mulyati (36) mengaku senang dapat berjualan nasi kuning di salah satu kios kawasan Kanre Rong ri Karebosi.

Bagaimana tidak, dalam sehari nasi kuning buatan Mulyati habis tidak bersisa. Dia menyiapkan sekitar 20 liter atau setara 200 porsi dalam sehari.

“Alhamdulillaah dek, kemarin, (Ahad,13/1/2019), saya bawa 20 liter, itu jadinya 200 porsi, itu habis semua, laku sekali,” ungkap Mulyati, Senin (14/1/2019).
Mengenai keuntungan, Mulyati mengaku besarannya hampir sama besar sewaktu berdagang di lokasi sebelumnya, di Jalan Sunu, Kecamatan Bontoala.
“Untungku kemarin Rp. 200.000, Samani waktu masih di Sunu. Tapi memang sedikit saya bawa karena masih saya pelajari di sini,” kata ibu dua orang anak ini.
Sewaktu masih berdagang di lokasi sebelumnya, Mulyati menyebut mengeluarkan biaya rutin untuk listrik sebesar Rp.70.000.
“Di sini kita digratiskan bede selama 6 bulan, bagus listriknya airnya juga. Adaji juga petugas kebersihannya di sini,” ucap Mulyati.
Dia menyebut dirinya siap mengikuti aturan yang berlaku selama berjualan di lokasi yang dicanangkan sebagai destinasi wisata kuliner ini.
“Saya ikuti saja bagaimana aturan yang berlaku di sini. Cuma ini ji kalau hujan, mungkin perlu jadi perhatian,” harapnya.
Kanal Dipenuhi Sampah, Kecamatan Tamalate dan Mariso Turun Tangan Bersihkan
Selasa, 04 Agustus 2026 15:41
DPR RI Dorong Sampah Jadi Sumber Energi, Dukung Program Pemilahan Makassar
Selasa, 04 Agustus 2026 14:52
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
Senin, 03 Agustus 2026 20:30
Appi Tegaskan Komitmen Wujudkan Makassar Kota Ramah Anak di Hari Anak Nasional 2026
Minggu, 02 Agustus 2026 18:54
Pilah Sampah Berlaku 1 Agustus, DLH Makassar Beri Waktu Tiga Bulan Sebelum Terapkan Sanksi
Jumat, 31 Juli 2026 22:18
Wali Kota Makassar Tinjau Lokasi Kebakaran di Tallo Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Jumat, 31 Juli 2026 20:16
Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman
Jumat, 31 Juli 2026 11:12
TPA Tamangapa Hanya Terima Residu, Peneliti Sampah Perkotaan Ajak Warga Makassar Mulai Memilah
Kamis, 30 Juli 2026 17:55