Gagal Pertahankan Adipura, DPRD Makassar Segera Lakukan Evaluasi

14 Jan 2019 12:59
Author: adminmmetro

MAKASSARMETRO– Ketua DPRD Kota Makassar, Farouk M. Betta angkat bicara soal penghargaan Adipura yang tidak dipertahankan Kota Makassar pada tahun 2018 lalu.

Padahal beberapa tahun terakhir, Kota Makassar berhasil meraih penghargaan Kota terbersih dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tersebut.

Farouk M Betta mengatakan, pihaknya bakal memanggil Pemkot Makassar dan stakeholder terkait untuk melakukan evaluasi.

“Kmi di DPRD akan memanggil stakeholder terkait untuk mengevaluasi penurunan itu. Apa masalahnya sehingga tidak mampu mempertahankan Adipura,” ungkap Farouk M. Betta, Senin (14/1/2019).

Mengenai kendala yang dihadapi Pemkot Makassar, dirinya mengaku tidak tahu. Yang pasti, kata Aru, DPRD Makassar selalu mendukung Pemkot untuk menciptakan kota yang bersih.

” Saya tidak tahu kalau teknisnya, intinya DPRD telah mensupport habis. Baik dari sisi perencanaan, anggaran, dan lainnya. Pasti itu kami akan lakukan evaluasi, minggu ini juga,” ujarnya.

Diketahui ada 14 daerah di Provinsi Sulsel yang menerima Adipura di tahun 2018, di antaranya Luwu Timur, Pinrang, Bantaeng, Wajo, Pangkep, Sinjai, Soppeng, Pare-Pare, Maros, dan Takalar. Makassar tidak masuk sebagai penerima Adipura.

Maros, Luwu Timur, Sidrap, Pinrang, Barru, Bulukumba, Bantaeng, Sengkang, Pangkep, Palopo, Sinjai, Soppeng, Pare – pare dan Takalar.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI telah mengumumkan penerima penghargaan Adipura tingkat kabupaten dan kota se-Indonesia.

Termasuk di Provinsi Sulsel, ada sekitar 14 daerah yang menerima penghargaan tentang kota dan kabupaten terbersih ini. Namun ironisnya, Kota Makassar gagal meraih Adipura keempatnya.

Berita Terkini