
MAKASSARMETRO– Salah satu moda transportasi online, Go-Jek dilaporkan tengah berencana untuk memasuki dua pasar baru di Asia Tenggara pada tahun ini.

Dengan begitu, di akhir kalender 2019, penyedia jasa ride-hailing itu berharap bisa beroperasi di enam negara anggota ASEAN, termasuk Indonesia di dalamnya.
Tak cuma memperluas ekspansi, mereka juga menargetkan untuk menduduki posisi pertama atau kedua soal market share di beberapa negara tersebut.
Tentu saja disamping Indonesia sebagai negara asalnya. Rencana tersebut dibeberkan oleh Presiden Go-Jek, Andre Soelistyo.
Setelah mendapat penolakan dari Filipina, dengan tetap berupaya untuk masuk ke sana, kini mereka tengah melakukan riset pasar di tiga negara. Trio tersebut adalah Malaysia, Myanmar, dan Kamboja.
“Malaysia, ini merupakan pasar yang besar, dan Myanmar merupakan pasar yang menarik,” ucap Andre, sebagaimana dikutip dari Nikkei Asian Review, Rabu (27/2/2019).
Menarik untuk ditunggu negara mana saja yang bakal Go-Jek sasar tahun ini. Tak kalah menariknya adalah, bagaimana strategi mereka untuk masuk ke negara-negara tersebut.
Pasalnya, startup besutan Nadiem Makarim itu punya pendekatan berbeda ke masing-masing pasar yang dimasukinya.
Misalnya di Vietnam dan Thailand, ia berubah nama menjadi Go-Viet dan Get, dan mengedepankan Go-Ride. Sedangkan di Singapura layanan Go-Car jadi yang pertama kali diperkenalkan.
Di Vietnam sendiri, Andre mengklaim Go-Jek sudah mempunyai market share sebesar 40% setelah empat bulan untuk pemesanan kendaraan roda dua.
Lalu, di Singapura, Go-Jek sudah menguasai 20%-25% dari pasar ride-hailing setelah diluncurkan Desember lalu.
Sedangkan di Thailand, Go-Jek, alias Get, sedang bersiap untuk memulai layanannya, dan tidak main-main Go-jek memasang target tinggi disana.
Jika tahun ini salah satu calon decacorn asal Tanah Air itu benar-benar bisa beroperasi di enam negara, maka ia semakin mendekati Grab.
Perusahaan yang didirikan oleh Anthony Tan itu sendiri kini sudah hadir di delapan negara di Asia Tenggara, dan kini Go-jek pun siap melakukan ekpansi.
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03
Munafri Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular melalui Sekolah dan Bank Sampah
Senin, 21 September 2026 22:00
Wali Kota Munafri Dorong Muslimat NU Jadi Penggerak Gerakan Pilah Sampah di Makassar
Minggu, 20 September 2026 20:43
Aliyah Mustika Ilham Ajak Lulusan Poltekpar Makassar Jadi Talenta Unggul Industri Pariwisata
Sabtu, 19 September 2026 23:01
Titip Pesan ke Wisudawan STIM-LPI, Appi: Jaga Integritas dan Nama Baik Almamater
Sabtu, 19 September 2026 20:14
Aliyah Mustika Ilham: Pencegahan HIV-AIDS Butuh Kolaborasi dan Kepedulian Bersama
Kamis, 17 September 2026 21:25
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
Kamis, 17 September 2026 20:55
Wali Kota Appi Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang
Rabu, 16 September 2026 20:53