
MAKASSARMETRO– Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berancana (PP-KB) Kota Makassar menggelar pembinaan KB bagi pria di wilayah padat penduduk di Kota Makassar.

Hal itu dilakukan dengan alasan utama masih tingginya angka unmet need KB. Selain juga tidak terpenuhinya kebutuhan akan layanan KB serta masih rendahnya kesertaan para suami dalam ber-KB.
“Kami ingin bagaimana warga Makassar ini paham akan pentingnya merencanakan keluarga yang menjadi aset setiap keluarga, kami juga tidak menginginkan adanya bayi lahir yang sebenarnya keluarga belum merencanakan,” kata Kadis PPKB Makassar, H Andi Zulkifly Nanda, Kamis (11/7/2019).
Ia juga menggambarkan proses kerja vasektomi yang menjadi hayalan yang negatif bagi kebanyakan warga di Kota Makassar.
Dinas PPKB Kota Makassar juga menghadirkan 4 akseptor vasektomi yang berasal dari kecamatan yang berbeda. Mereka menjelaskan langsung manfaat yang ia dapatkan setelah menjadi akaeptor vasektomi.
Satu di antaranya bernama Ali dari Kecamatan Bontoala yang merupakan akseptor vasektomi yang sudah kurang lebih 10 tahun merasakan manfaat vasektomi.
“Saya juga pernah secara pribadi konsultasi kepada majelis ulama dan beliau membolehkan selama ada niat yang baik untuk keluarga,” kata Ali.
Target 12.000 Pelari, Wali Kota Appi Target Makassar Half Marathon 2027 Menuju Level Internasional
Minggu, 01 November 2026 20:06
DPRD Makassar Dorong Percepatan Stadion Untia, Pastikan Target 2027
Selasa, 27 Oktober 2026 13:58
DPRD Makassar Bidik Regulasi Bantuan Hukum, Warga Miskin Tak Boleh Kalah karena Biaya
Selasa, 27 Oktober 2026 12:54
Matangkan Agenda HUT Makassar, Sekwan Andi Rahmat Mappatoba Perkuat Koordinasi
Senin, 26 Oktober 2026 17:52
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
DPRD Makassar Tak Mau Parkir Terus Bermasalah, Jukir hingga Kebocoran Jadi Bidikan
Senin, 26 Oktober 2026 12:52
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36