MANILA – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, dikenal sebagai sosok yang tegas. Terbaru, dia memerintahkan polisi untuk menangkap pengguna vape.

“Saya akan memerintahkan penangkapan Anda jika melakukannya dalam ruangan. Saya sekarang memerintahkan lembaga penegak hukum untuk menangkap siapa pun yang menggunakan vape di depan umum. Itu seperti merokok,” ujarnya seperti dilansir ABS-CBN News, Selasa malam (19/11/2019).

Menurut Duterte, pemerintah melarang karena menganggap rokok elektrik tersebut beracun. “Pemerintah memiliki kekuatan untuk mengeluarkan langkah-langkah untuk melindungi kesehatan masyarakat dan kepentingan publik,” tegasnya dalam konferensi pers.
Dia mengkritik alat vaping setelah regulator kesehatan Filipina menemukan kasus pertama terkait cedera paru-paru terkait rokok elektrik tersebut. Menurut data sejumlah agensi, sekitar 1 juta orang Filipina menggunakan rokok elektrik.
Sesungguhnya Filipina sudah melarang merokok di tempat umum pada 2003 dan Duterte mengeluarkan perintah eksekutif yang memperkuat UU Peraturan Tembakau tahun 2017. Merokok diperbolehkan di ruang merokok tertentu. (*)
Target 12.000 Pelari, Wali Kota Appi Target Makassar Half Marathon 2027 Menuju Level Internasional
Minggu, 01 November 2026 20:06
DPRD Makassar Dorong Percepatan Stadion Untia, Pastikan Target 2027
Selasa, 27 Oktober 2026 13:58
DPRD Makassar Bidik Regulasi Bantuan Hukum, Warga Miskin Tak Boleh Kalah karena Biaya
Selasa, 27 Oktober 2026 12:54
Matangkan Agenda HUT Makassar, Sekwan Andi Rahmat Mappatoba Perkuat Koordinasi
Senin, 26 Oktober 2026 17:52
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
DPRD Makassar Tak Mau Parkir Terus Bermasalah, Jukir hingga Kebocoran Jadi Bidikan
Senin, 26 Oktober 2026 12:52
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36