Indonesia Terpuruk di SEA Games, Medali Emas Dancesport Tak Dihitung
MANILA – SEA Games 2019 resmi dibuka Sabtu (30/11/2019). Sayangnya, perolehan medali Indonesia seret. Indonesia berada di peringkat enam klasemen perolehan medali. Hingga Senin (2/12/2019) pagi, Indonesia baru mendulang satu emas, empat perak, dan lima perunggu.
Satu-satunya emas dipersembahkan atlet polo air putra. Sesungguhnya Indonesia menambah medali emas dari cabang olahraga dancesport nomor women breaking melalui Dwi Cindy Desyana.
Akan tetapi, medali emas Cindy ini tidak dihitung dalam klasemen medali SEA Games 2019. Pasalnya cabang olahraga dance sports nomor women breaking hanya diikuti dua orang (Indonesia dan Filipina). Sesuai peraturan, jika hanya hanya diikuti dua negara, maka hanya dianggap sebagai ekshibisi.
Peringkat pertama masih dikuasai Filipina. Tuan rumah mengumpulkan 22 medali emas, 12 perak, dan 9 perunggu. Unggul jauh dari peringkat kedua yang ditempati Vietnam dengan 10 emas, 13 perak, dan 9 perunggu. (*)
DISTRIBUSI MEDALI INDONESIA
EMAS
Polo air putra
PERAK
1. Sepaktakraw hoop putri
2. Angkat besi 45 kg putri, Lisa Setiawati
3. Kurash 52 kg putri, Ince Maria
4. Kurash 63 kg putri, Shifa Khasani
PERUNGGU
1.Triathlon putra, Muhammad Ahlul Firman
2. Triathlon putri, Nethavani Octavia
3. Ice Skating putri, Zahira Savika Refa
4. Angkat besi 55 kg putra, Surahmat Wijoyo
5. Kurash +90kg putra, Peter Taslim
KLASEMEN SEMENTARA
Posisi Negara Emas Perak Perunggu Total
1. Filipina 22 12 9 43
2. Vietnam 10 13 9 32
3. Thailand 5 4 10 19
4. Malaysia 4 2 2 8
5. Singapura 3 3 5 11
6. Indonesia 1 4 5 10
7. Kamboja 0 3 6 9
8. Myanmar 0 2 8 10
9. Brunei 0 2 1 3
10. Laos 0 0 2 2
11. Timor Leste 0 0 0 0