ZAMBALES – Tim pencak silat Indonesia gagal meraih medali sesuai target karena dikerjai wasit SEA Games 2019. Wasit dianggap kurang netral. Lebih banyak menguntungkan tim tuan rumah.

Pelatih Pencak Silat Tim Indonesia, Asep Solihin, bahkan mempertanyakan kredibilitas wasit di cabor pencak silat SEA Games 2019. Dia bingung dengan cara penilaian wasit di cabor pencak silat. Terutama untuk nomor seni.

Menurutnya, para atlet Indonesia sudah tampil sangat baik di cabor tersebut, tetapi tak ada satu pun yang bisa meraih medali emas. Perolehan terbaik hanya medali perunggu dari nomor seni tunggal putra yang dipersembahkan Dino Bima Sulistianto.
“Kami bingung saja dengan penilaian wasit. Penampilan pesilat Indonesia itu yang paling terbaik di beberapa kejuaraan dan saya menilai mereka paling pantas merebut emas,” sesal Asep, Selasa (3/12/2019).
Pesilat Indonesia, Dino tidak puas dengan kinerja wasit, karena hanya bisa meraih medali perunggu, Senin (2/12/2019). Dino kalah dari pesilat asal Filipina, Edmar Tacuel, yang meraih emas. Dino heran karena Tacuel tidak terlalu bagus.
“Tuan rumah (Filipina) terlalu berambisi menjadi juara, sehingga merugikan Indonesia. Pelatih pun menilai penampilan pesilat tuan rumah kurang,” ujar Dino. (*)
Target 12.000 Pelari, Wali Kota Appi Target Makassar Half Marathon 2027 Menuju Level Internasional
Minggu, 01 November 2026 20:06
DPRD Makassar Dorong Percepatan Stadion Untia, Pastikan Target 2027
Selasa, 27 Oktober 2026 13:58
DPRD Makassar Bidik Regulasi Bantuan Hukum, Warga Miskin Tak Boleh Kalah karena Biaya
Selasa, 27 Oktober 2026 12:54
Matangkan Agenda HUT Makassar, Sekwan Andi Rahmat Mappatoba Perkuat Koordinasi
Senin, 26 Oktober 2026 17:52
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
DPRD Makassar Tak Mau Parkir Terus Bermasalah, Jukir hingga Kebocoran Jadi Bidikan
Senin, 26 Oktober 2026 12:52
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36