Jelang Pilkada, Ini Cara Disdukcapil Layani Warga untuk Punya e-KTP

Jumat, 28 Februari 2020 19:06 WITA Reporter : Musthain
Jelang Pilkada, Ini Cara Disdukcapil Layani Warga untuk Punya e-KTP

MAKASSARMETRO – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar, Aryati Puspasari Abady meyampaikan hampir 56.000 orang penduduk belum mempunyai Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

“Jumlah penduduk kita yang wajib KTP, tetapi belum melakukan perekaman KTP elektronik itu jumlahnya cukup besar, ada di angka hampir 56.000 orang,” ujar Aryati, kepada MakassarMetro, Jumat (28/2/2020).

Untuk mengatasi hal tersebut, kata Aryati, sejumlah langkah telah ditempuh Disdukcapil, seperti melakukan perekaman e-KTP ke sekolah menengah, hingga medatangi langsung masyarakat difabel, lansia dan warga yang sakit.

“Ada tiga ketegori, yang kami layani dan tidak perlu dia datang ke kantor. Pertama masyarakat difabel, jadi kami yang datang ke mereka, yang penting keluargannya melapor. Kedua, lansia. Ketiga, orang sakit, jadi kami juga sampai ke rumah sakit untuk datangi mereka untuk melakukan perekaman,” jelasnya.

Selanjutnya, Aryati mengimbau kepada penduduk yang tidak termasuk tiga kategori itu, dan saat ini baru memegang Surat Keterangan (Suket) pengganti e-KTP, untuk segera datang ke kantor pelayanan Dukcapil.

“Penduduk yang datang untuk menukarkan Suketnya itu insyaAllah kami cetakkan segera KTPnya,” ucap Aryati.

Penukaran Suket ke e-KTP ini, kata Aryati, harus dilakukan oleh penduduk yang bersangkutan, dan tidak boleh diwakili. Sebab, dibutuhkan sidik jari dari penduduk yang bersangkutan untuk proses aktivasi e-KTP.

“Semua harus datang ke Dukcapil atau ke PTSP, sesuai dengan zona pelayanannnya. Zona pelayanan timur itu di Dukcapil Alauddin, zona pelayanan barat ada di PTSP, Balaikota,” pungksanya.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca