Ibadah di Rumah Karena Covid-19, PP Muhammadiyah: Makna Ibadah Tidak Berubah

Minggu, 19 April 2020 14:29 WITA Reporter : Makassarmetro
Ibadah di Rumah Karena Covid-19, PP Muhammadiyah: Makna Ibadah Tidak Berubah

MAKASSARMETRO – Pimpimlnan Pusat Muhammadiyah menegaskan bahwa wabah Covid-19 tidak akan mengubah makna ibadah di rumah, termasuk di bulan Ramadan nanti.

Mennurutnya, Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih sudah memberikan tuntunan ibadah.

“Kita harus beribadah di rumah masing-masing, tetapi makna ibadah itu harus tetap. Tentu ibadah puasa bulan Ramadan harus ditunaikan bagi mereka yang mampu, dan bagi para petugas medis yang jika berpuasa hilang kekuatannya atau lemah, maka di sinilah tarjih memberi tuntunan,” ucap Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ahad (19/4).

Haedar mengajak untuk menjadikan puasa Ramadan tahun ini seperti tahun-tahun yang lalu pada jiwanya, yakni jadikan puasa Ramadan sebagai tazkiyatun nafs. Kata Haedar puasa itu tujuannya sama di setiap tahunnya, yakni supaya kita semua menjadi orang yang bertaqwa.

“Puasa kita jadikan sebagai tanwirun aql wal ilmu, pencerahan akal pikiran dan puasa tidak membuat kita berhenti membaca dan mencari ilmu. Bahkan dengan puasa menghidupkan aql salim kita, dengan membaca al qur’an, tadarus, tadabur,” ucap Haedar.

Jadikan puasa untuk menghidupkan amal kita, tashlihul ‘amal, memperbarui amaliah, termasuk amal ijtima’i atau perbuatan sosial dengan sesama dan lingkungan.

“Harus ada yang hidup di jiwa kita, amal yang jernih, amal yang membawa kemaslahatan harus hidup. Dalam Ramadhan bukan hanya taqarub ilallah tapi juga tetap menjalin hubungan dengan manusia,” pungkas Haedar.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca