Pemkot Makassar Diminta Segera Rincikan Realisasi Anggaran Bantuan Sembako
MAKASSARMETRO – Badan Anggaran DPRD Makassar meminta Pemerintah Kota agar segera merealisasikan pendistribusian bantuan sembako yang dinilai belum optimal.
Penyaluran bantuan sembako oleh Dinas Sosial Makassar masih jauh dari harapan, yakni sebesar 57 persen dari dari yang telah dianggarkan, berkisar Rp. 53 miliar dari dua tahap.
“Kami mendapat banyak keluhan dari masyarakat mengenai pendistribusian sembako ini, sehingga kami meminta kepada pemerintah kota untuk memperjelas sejauh mana relisasinya. Karena pihak Dinas Sosial mengaku telah menggunakan sekitar 57% dari anggaran yang dialokasikan untuk bantuan sosial berupa sembako,” ungkap anggota Banggar DPRD Makassar, Abdi Asmara.
Hal senada juga diungkapkan Anggota Banggar lainnya, Abdul Wahab Tahir yang meminta Pemerintah Kota Makassar untuk mengoptimalkan anggaran yang telah direalokasikan sebelumnya.
Menurutnya, anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) tahun 2020 telah lebih dari mencukupi dari apa yang diharapkan sebab anggaran tersebut juga telah bersumber dari anggaran Silpa (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran) tahun 2019.
“Kami telah merefocussing anggaran BTT APBD Pokok tahun 2020 sekitar 30 M dan SILPA Anggaran Tahun 2019 sekitar 149 M, itu masih tersisa sekitar 49 Milyar untuk bisa dimanfaatkan pemerintah kota semaksimal mungkin dalam penannganan Pandemi Covid-19. Sehingga tidak ada lagi keluhan-keluhan dari masyarakat,” jelas Ketua Komisi D ini.
Dengan begitu, pihak Banggar meminta Pemkot Makassar agar menunda penggunaan anggaran parsial ketiga, sebelum anggaran parsial pertama dan kedua dirincikan realisasinya.