Melanggar, Dua Pembalap MotoGP Terancam Sanksi

Jumat, 03 Juli 2020 19:33 WITA Reporter : Makassarmetro
Melanggar, Dua Pembalap MotoGP Terancam Sanksi

MAKASSARMETRO – Dua pembalap terancam mendapat hukuman tak bisa ikut berlaga pada MotorGP 2020 yang akan dilaksanakan mulai 19 Juli di Sirkuit Jerez, Spanyol. Hal itu diumumkan oleh Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) melalui keterangan resminya.

Dugaan pelanggaran yang dilakukan kedua pembalap tersebut adalah penggunaan mesin yang digunakan saat melakoni tes. Mereka melakoni tes dan dianggap melakukan pelanggaran Pasal 1.15.1 c terkait mesin yang boleh digunakan pembalap saat menjalani latihan atau tes di luar tes resmi MotoGP.

Kedua pembalap itu akan menghadiri rapat pembelaan jelang balapan MotoGP Spanyol 2020 di Sirkuit Jerez, 19 Juli mendatang. Kendati Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM), tidak menyebut nama pembalap.

Sejumlah media ternama, termasuk GP One, mengabarkan salah satu pembalap yang dimaksud FIM adalah Quartararo.

Pembalap asal Prancis itu sempat menjalani tes privat menggunakan sepeda motor Yamaha R1 di Sirkuit Paul Ricard, Prancis, pada pertengahan Juni. Sepeda motor R1 yang ditunggangi Quartararo saat menjalani tes diklaim memiliki kesamaan spec dengan M1 milik Yamaha di MotoGP.

Meski Quartararo telah melakukan pelanggaran FIM juga memastikan tidak akan mendapat hukuman berat jika terbukti bersalah. Sebagai contoh Remy Gardner mendapat hukuman larangan tampil di latihan bebas pertama Grand Prix Jerman 2016 karena melanggar peraturan tes.

Quartararo sendiri akan menjalani musim terakhir bersama Petronas Yamaha di MotoGP 2020. Musim depan pembalap berjuluk El Diablo itu dipercaya tampil bersama tim pabrikan Yamaha.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca