Pastikan Penggunaan Dana BOS Tepat Sasaran, Disdik Makassar Bentuk Tim Pengawas
MAKASSARMETRO – Dinas Pendidikan Kota Makassar membentuk tim pengawas untuk memastikan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di 34 SMP di Kota Makassar tepat sasaran.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Irwan Bangsawan, menjelaskan, masing-masing sekolah Rp60 juta dana BOS.
“Selain kita menerima laporan pertanggungjawaban dari pihak sekolah, kita juga turun langsung mengecek kondisi fisik dari apa yang digunakan dana BOS itu,” kata Irwan Bangsawan, Selasa (13/10/2020).
Sejauh ini, diakui Irwan, belum ada temuan terkait penyalahgunaan anggaran dana BOS. Namun, jika ditemukan ada yang menyelewengkan, pihaknya akan bertindak tegas.
Irwan menyebutkan, selain dana BOS reguler, sekolah juga mendapatkan dana BOS Kinerja dan Afirmasi. Khusus tahun ini ada 34 SMP yang menerima dana BOS Kinerja dan Afirmasi.
Sedangkan tahun 2019 lalu, ada 19 SD-SMP yang menerima dana BOS Kinerja. Nilainya beragam. Ada yang puluhan juta, ada pula yang mencapai Rp1 miliar.
Kepala SMPN 18 Makassar, Muh Guntur, mengatakan dana BOS Afirmasi sebesar Rp60 juta sudah diterima. Sebagian bahkan sudah digunakan untuk keperluan sekolah, seperti e-book, rak buku untuk perpustakaan, laptop serta print untuk operasional sekolah.
“Kita juga sudah gunakan untuk pengendalian Covid-19 seperti sabun cair dan hand sanitizer,” ujarnya.
Kata Guntur, jumlah siswa kurang mampu di SMPN 18 Makassar cukup banyak. Ada kurang lebih 400 siswa dari total 1.100 siswa. Mereka butuh sarana dan prasarana untuk menunjang sistem pembelajaran online.
“Tablet kita sudah ada. Itu dari dana BOS Kinerja 2019 lalu. Itu ada 410 unit dan itu sudah kita bagi ke siswa kurang mampu. Kita juga akan bagi ke guru-guru untuk digunakan,” ucapnya. (*)